Semangat & Kegigihan Atlet Disabilitas Beraksi di MilkLife Archery Challenge

kumparan.com
6 jam lalu
Cover Berita

Keysha Qonitha Dzakirah membawa pijakan kaki untuk membantunya dalam membidik target kala berlaga di MilkLife Archery Challenge Kejurnas Junior 2026. Keysha yang merupakan atlet disabilitas tunadaksa ini membela tim Panahan Sumatera Selatan (Sumsel).

Satu per satu perlengkapan panahan disusunnya seorang diri. Ia hanya minta dibantu ketika menyiapkan memasang string atau tali busur. Hal itu dilakukannya saat hendak melakukan sesi latihan pada Sabtu (25/7) di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah.

Setelah semua peralatan lengkap, ia kemudian mengambil pijakan kaki. Pijakan itu digunakannya untuk memudahkan posisinya ketika membidik target sasaran.

Keysha menceritakan, sejak lahir kondisi kaki kanannya sudah lebih pendek dibandingkan dengan kaki kirinya. Karena itulah ia harus ditemani pijakan kaki kala melepaskan busur panah.

Usai melepaskan busur panah di lapangan latihan hari ini, ia mengambil busur panah yang tertancap pada papan target. Pada ajang Kejurnas Junior yang digelar di Kota Kretek ini, Keysha tampil di divisi Recurve U-18 jarak 60 meter.

Perempuan kelahiran 4 Oktober 2011 itu tampak tak mengalami kesulitan mengambil busur panah yang tertancap pada papan target. Kemudian kembali ke area awal sambil berjalan menggunakan alat bantu kruk.

"Saya memang memilih panahan ini karena sudah rezekinya dan sudah nyaman. Kondisi kaki seperti ini tidak menyulitkan saya. Makanya saya menggunakan pijakan kaki supaya sejajar," katanya kepada kumparan, Sabtu (25/7).

Terjun di Kejurnas Junior ini menjadi kesempatannya untuk menambah jam terbang. Sehingga pengalaman bertandingnya semakin terasah.

Tak pernah ada rasa minder dalam dirinya. Terlebih orangtuanya selalu menguatkan dirinya meski sedikit berbeda dengan yang lain. Itulah yang membuatnya pede untuk bertanding dengan atlet non disabilitas.

"Alhamdulillah tidak pernah ada yang mengejek dan saya juga tidak pernah minder. Ada dukungan dari papa dan mama yang selalu bilang semua itu ciptaan Tuhan," ucap perempuan yang sudah menekuni panahan sejak kelas 4 SD itu.

Remaja yang saat ini duduk di bangku kelas 1 SMA ini sudah terjun di Kejurnas Junior kedua kalinya. Keduanya sama-sama digelar di Kabupaten Kudus.

Ia tak pernah minder ketika bersaing dengan atlet non disabilitas. Bahkan beragam prestasi pernah diraihnya. Mulai dari Porprov Sumsel dan Peparprov di Sumsel.

"Untuk teman-teman atlet disabilitas tetap semangat dan jangan takut bertanding dengan atlet non-disabilitas. Saya juga berterima kasih kepada semua yang sudah mendukung saya. Terima kasih untuk coach Irfan yang sudah mendampingi saya terus," imbuhnya.

Pelatih Panahan Tim Sumsel, Irfan Jauhari mengatakan, Keysha merupakan sosok petarung. Semangat anak didiknya itu diakui jempol.

"Semangatnya bagus dan tidak pernah minder. Disiplinnya juga tinggi," ucapnya.

Irfan mengungkapkan, keikutsertaan Keysha di ajang MilkLife Archery Challenge Kejurnas Junior 2026 ini untuk menambah jam terbang. Apalagi menurutnya di daerah Sumatera event panahan tidak begitu banyak. Termasuk event panahan untuk atlet disabilitas.

"Dia sudah ikut dua kali Kejurnas Junior di Kudus. Selama ini tak pernah ada kendala. Dia juga mampu kalau diadu dengan atlet non disabilitas. Buktinya bisa meraih juara di Porprov Sumsel maupun Peparprov Sumsel," ucapnya.

Selama membimbing Keysha, ia melihat anak didiknya itu sering menyiapkan peralatan panahan seorang diri. Termasuk mencabut busur panah dari papan target juga dilakukan sendiri.

"Di panahan itu kan kalau disabilitas boleh dibantu agent untuk mencabut busur panahnya. Tetapi dia pilih mencabut sendiri dan bilang kalau dia bisa," imbuhnya.

Reporter: Vega M. Ula


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Speedboat bawa 11 WNA Tenggelam di Sulteng, Penumpang Selamat-Nakhoda Hilang
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
RUU Daerah Kepulauan Jadi Pijakan Baru Pembangunan Nasional
• 22 jam lalujpnn.com
thumb
Jalani Pengobatan di Singapura, Hotman Paris Unggah Momen Didampingi Istri dan Putrinya di Rumah Sakit
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Persiapan Timnas Indonesia Sudah Matang, Nadeo Argawinata Cuma Targetkan 1 Hal di Piala AFF 2026: Waktunya Kita Juara!
• 1 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.