Yusril Sebut Implementasi Sayembara Begal Tak Mudah

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra, merespons polemik gagasan sayembara penangkapan begal oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Yusril menilai penerapan sayembara tangkap begal tidak sesederhana yang dibayangkan.

Dia mengingatkan penetapan status bersalah seseorang merupakan kewenangan mutlak majelis hakim melalui putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap, bukan penilaian warga maupun aparat.

"Bisa saja nanti penangkap begal kecewa karena hadiah yang dijanjikan tak kunjung diberikan, sebab masih harus menunggu putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Karena itu, penegakan hukum harus diserahkan kepada aparat melalui mekanisme undang-undang," kata Yusril melalui keterangan tertulis, Minggu, 26 Juli 2026.

Ilustrasi begal. Foto Medcom.id

Baca Juga :

Dedi Mulyadi Siapkan Hadiah Rp50 Juta bagi Penangkap Begal
Yusril mengimbau Polda Jawa Barat meningkatkan patroli keamanan di wilayah rawan pembegalan. Peningkatan patroli penting untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus menjalankan fungsi Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban, melindungi masyarakat, serta menegakkan hukum.

Yusril juga mengimbau Polri memperkuat edukasi pencegahan dan tata cara pelaporan kejahatan agar masyarakat tidak terdorong melakukan tindakan main hakim sendiri (vigilante).

Menurut dia, meski keselamatan jiwa dan harta korban bagian dari hak asasi manusia yang wajib dijamin negara, pelaku kejahatan tetap memiliki hak konstitusional untuk diproses hukum di pengadilan.

"Pelaku pembegalan, walaupun telah melakukan kejahatan, tetap memiliki hak untuk diproses secara hukum. Mereka harus ditangkap hidup-hidup, diadili secara adil, dan dijatuhi hukuman yang setimpal. Jangan sampai mereka tewas karena digebuki beramai-ramai di luar batas perikemanusiaan," tegas Yusril.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Drone Baru Iran Habisi Pangkalan AS di Irak
• 11 jam lalurepublika.co.id
thumb
Mendagri Berharap Piala Presiden Dapat Tingkatkan Ekonomi Rakyat
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Demi Prabonomics, Cak Imin Bakal Rayu Parpol untuk Revisi 108 UU
• 5 jam lalukompas.id
thumb
Speedboat bawa 11 WNA Tenggelam di Sulteng, Penumpang Selamat-Nakhoda Hilang
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Arya Wedakarna Tanggung Biaya Pendidikan Anak Maling Ayam yang Tewas Dihakimi Massa di Bali
• 1 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.