Dedi Mulyadi Bakal Bangun Kembali 51 Rumah Adat Korban Kebakaran di Kasepuhan Adat Ciptamulya

wartaekonomi.co.id
1 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Bandung -

Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan proses pemulihan pascakebakaran di Kasepuhan Adat Ciptamulya, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, segera dimulai dengan membangun kembali 51 rumah adat yang hangus dilalap api.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya melindungi warisan budaya sekaligus membantu warga yang kehilangan tempat tinggal.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, pemerintah telah berkomunikasi langsung dengan pimpinan Kasepuhan Adat Ciptamulya, Abah Asep, untuk memastikan pembangunan kembali rumah-rumah yang terbakar segera dilaksanakan.

"Saya sudah telepon Abah Asep dan menyampaikan bahwa 51 rumah yang terbakar akan segera dibangun kembali oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat," kata Dedi, Minggu (26/7/2026).

Menurut Dedi, Kasepuhan Adat Ciptamulya merupakan bagian dari kekayaan budaya Jawa Barat yang harus dijaga keberadaannya. Ia menilai masyarakat adat di kawasan tersebut selama ini mampu mempertahankan tradisi, hidup mandiri, dan menjaga keharmonisan kehidupan sosial.

Karena itu, Pemprov Jabar memandang pemulihan kawasan tidak hanya bertujuan menyediakan kembali tempat tinggal bagi warga, tetapi juga menjaga kelestarian budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Kena Semprot Lagi, Sayembara Tangkap Begal Ramai-ramai Dikritik!

Dedi juga meminta seluruh warga tetap tenang menghadapi musibah tersebut. Ia memastikan pemerintah akan segera turun ke lokasi untuk mempercepat proses penanganan dan pembangunan kembali permukiman yang terdampak.

"Semoga Abah dan seluruh warga tetap tenang. Dalam waktu tidak lama kami akan segera turun dan kembali membangun Kasepuhan Ciptamulya," ujarnya.

Sebelumnya, kebakaran hebat melanda Kasepuhan Adat Ciptamulya pada Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Camat Cisolok Okih Pazri menyebutkan, data sementara mencatat sekitar 70 rumah terdampak dengan sekitar 70 kepala keluarga atau 420 jiwa terdampak akibat peristiwa tersebut.

Saat ini Pemprov Jabar masih melakukan pendataan untuk memastikan jumlah bangunan dan warga yang terdampak, sementara penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tarif Tol di Sejumlah Ruas Bersiap Naik, tapi BUJT Diminta Benahi Syaratnya
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Rusia serang pusat logistik, fasilitas produksi drone Ukraina
• 2 jam laluantaranews.com
thumb
Mobil Kijang Terbakar Usai Isi Bensin di SPBU Tanjung Barat Jaksel
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Pirlo Terancam Gagal Latih Timnas Italia, Kerja Samanya dengan Situs Taruhan Dipermasalahkan
• 3 jam lalumedcom.id
thumb
KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Bengkulu, Uang Tunai Rp4 Miliar Disita
• 10 jam lalueranasional.com
Berhasil disimpan.