Timnas Indonesia Pernah Bantai Kamboja 8-0 di Piala AFF, Akankah Terulang Malam Ini?

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Masih banyak yang mengingat malam ketika Kamboja dibantai Timnas Indonesia 8-0 di Piala AFF. Kini, kenangan itu kembali mencuat menjelang duel perdana Garuda di Piala AFF 2026.

Mampukah Indonesia mengulang pesta gol yang pernah tercipta lebih dari dua dekade silam? Jawabannya akan mulai terlihat saat kedua tim bentrok di Stadion Pakansari, Senin (27/7/2026) malam ini.

Timnas Indonesia membuka perjalanan di Piala AFF 2026 dengan menghadapi Kamboja pada laga pertama Grup A. Pertandingan ini menjadi langkah awal skuad asuhan John Herdman dalam upaya memburu hasil maksimal di turnamen dua tahunan tersebut.

Sementara itu, Kamboja datang dengan modal kurang meyakinkan. Pada pertandingan sebelumnya, mereka harus mengakui keunggulan Singapura setelah kalah tipis 1-2. Kondisi itu membuat Indonesia berpeluang memanfaatkan tekanan yang tengah dialami calon lawannya.

Jelang laga tersebut, publik kembali mengingat salah satu kemenangan paling spektakuler Timnas Indonesia atas Kamboja. Pada Piala AFF 2004, Garuda pernah menghajar lawannya itu dengan skor telak 8-0.

Laga bersejarah tersebut berlangsung di Stadion Nasional My Dinh pada 13 Desember 2004, dalam pertandingan terakhir Grup A. Meski tiket semifinal sudah berada di tangan, Indonesia tetap tampil dengan kekuatan terbaik dan tanpa mengendurkan intensitas permainan.

Hasilnya, Kamboja benar-benar dibuat tak berdaya. Ilham Jaya Kesuma menjadi bintang lewat torehan hattrick. Elie Aiboy turut menyumbang dua gol pada menit ke-30 dan ke-55, sementara Kurniawan Dwi Yulianto mencetak dua gol lainnya. Satu gol penutup lahir dari kaki Ortizan Solossa untuk memastikan kemenangan telak 8-0.

Kemenangan besar tersebut mengantarkan Indonesia finis sebagai juara Grup A. Dari empat pertandingan, Garuda mengoleksi tiga kemenangan dan satu hasil imbang. Tak hanya itu, Indonesia juga tampil sebagai tim paling produktif di fase grup dengan koleksi 17 gol tanpa sekali pun kebobolan.

Performa impresif itu berlanjut hingga babak semifinal. Indonesia berhasil menyingkirkan Malaysia dengan kemenangan agregat 5-3 untuk mengamankan tiket ke partai puncak.

Namun, perjalanan manis itu tak berakhir dengan trofi. Pada final, Indonesia harus mengakui keunggulan Singapura setelah kalah dengan agregat 2-5.

Dominasi Indonesia atas Kamboja sebenarnya tidak hanya terjadi di Piala AFF 2004. Dalam catatan pertemuan kedua negara, Garuda beberapa kali mencatat kemenangan dengan skor mencolok.

Pada SEA Games 1995 di Bangkok, Indonesia pernah membungkam Kamboja dengan skor 10-0. Setelah itu, Garuda kembali menang 8-0 dalam Kualifikasi Piala Dunia 1998 Zona Asia.

Catatan kemenangan besar lainnya hadir pada Kualifikasi Piala Asia 2000. Saat itu, Indonesia sukses menaklukkan Kamboja dengan skor meyakinkan 9-2.

Meski sejarah berpihak kepada Indonesia, kondisi Kamboja saat ini jauh berbeda dibandingkan masa lalu. Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan mereka cukup signifikan sehingga tidak lagi mudah dikalahkan dengan selisih gol yang besar.

Hal itu terlihat dari pertemuan terakhir kedua tim di Piala AFF 2024. Indonesia memang keluar sebagai pemenang, tetapi hanya dengan skor tipis 2-1. Dua gol Garuda dicetak Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman, sedangkan Kamboja memperkecil ketertinggalan melalui Saret Kyra.

Kini, tantangan baru menanti John Herdman dan anak asuhnya. Rekor kemenangan besar atas Kamboja memang menjadi modal kepercayaan diri, tetapi pertandingan nanti akan menghadirkan cerita yang berbeda.

Apakah Timnas Indonesia mampu kembali menciptakan kemenangan meyakinkan seperti yang pernah terjadi pada Piala AFF 2004? Atau justru Kamboja mampu memberikan perlawanan yang lebih sengit dibandingkan pertemuan-pertemuan sebelumnya? Semua jawabannya akan tersaji pada duel malam ini. (*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dari PRSU Hingga Kursi Kepemimpinan: Kisah "Cinta Tukang Parkir'
• 16 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Pemprov Jateng Jaga Produktivitas Peternakan Sapi, Dorong Gunakan Silase saat Kemarau
• 21 menit lalukompas.tv
thumb
Penangkapan Pejabat Polres Tangsel dan 7 Polisi Terkait Kasus Narkoba
• 51 menit laluliputan6.com
thumb
Istana Sebut Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI karena Alasan Pribadi
• 4 jam lalukompas.com
thumb
Kecalakaan maut di Meruya Utara Jakbar tewaskan seorang pemotor
• 13 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.