Geely Coolray Jajal Sirkuit Mandalika, Tunjukkan Handling & Performa Meyakinkan

medcom.id
7 jam lalu
Cover Berita
Mandalika: Geely Indonesia memperkenalkan Geely Coolray di kawasan Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kehadiran SUV kompak tersebut menjadi bagian dari strategi jenama asal China itu untuk melengkapi portofolio produknya di pasar Indonesia.
 
Vice President of Geely Automobile International Corporation, Evin Ye, menjelaskan Indonesia memiliki peran penting dalam strategi global perusahaan. Karena itu, pabrikan terus menghadirkan model baru guna memenuhi kebutuhan konsumen di Tanah Air. Mesin turbo bertenaga 171 dk Coolray dibekali mesin bensin 1.500 cc turbo empat silinder segaris DOHC yang menghasilkan tenaga 171,6 dk dan torsi puncak 290 Nm. Seluruh tenaga disalurkan ke roda depan melalui sistem Front Wheel Drive (FWD) yang dipadukan dengan transmisi otomatis Dual Clutch Transmission (DCT) 7-percepatan.
 
Saat diuji di lintasan lurus Sirkuit Mandalika, SUV ini mampu berakselerasi dari 0 hingga 142 km/jam dalam waktu sekitar 12 detik. Test driver Autogear merasakan respons akselerasi terasa cepat dengan perpindahan gigi yang halus.

Meski putaran mesin menyentuh sekitar 5.500 rpm, kabin tetap terasa senyap sehingga suara mesin tidak mengganggu kenyamanan selama berkendara. Baca Juga:
Biaya Sewa Baterai Motor Listrik VinFast per Bulan, Ini Rinciannya Stabil saat melahap tikungan Karakter handling menjadi salah satu keunggulan Coolray selama pengujian di sirkuit. Saat diajak bermanuver melewati berbagai tikungan, bodi kendaraan tetap stabil dan minim gejala limbung meski dipacu dalam kecepatan tinggi.
 
Hal tersebut didukung dimensi yang tergolong kompak dengan panjang 4.380 mm, lebar 1.795 mm, tinggi 1.609 mm, serta jarak sumbu roda (wheelbase) 2.600 mm. Dari kursi penumpang, suspensi masih terasa mengayun, namun tetap memberikan kenyamanan yang baik. Pengereman tetap konsisten Sistem pengereman Coolray menggunakan cakram ventilasi di roda depan dan cakram di roda belakang. Karakter pengeremannya juga mampu menjaga stabilitas kendaraan saat deselerasi maupun pengereman mendadak, tanpa menimbulkan gejala kehilangan traksi yang berarti.
 
Selama pengujian di lintasan, performa pengereman tetap konsisten meski dilakukan secara agresif dari kecepatan tinggi. Tidak ditemukan gejala brake fade atau penurunan daya cengkeram rem yang dapat mengurangi rasa percaya diri pengemudi.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(UDA)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Longsor Tutup Jalan di Morowali Sulteng, 2.104 Warga Terisolasi
• 19 jam laludetik.com
thumb
Profil dan Riwayat Karier Perry Warjiyo Gubernur BI yang Mengundurkan Diri, Ternyata Lulusan UGM
• 9 jam laludisway.id
thumb
Ada Laga Timnas Indonesia Vs Kamboja di Stadion Pakansari, Polres Bogor Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Bareskrim Polri Tangkap Kasat Narkoba Polres Tangsel
• 8 jam lalujpnn.com
thumb
Kebakaran Dahsyat Hantam Paru-Paru Bumi, 160.000 Orang Jadi Korban
• 16 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.