jpnn.com, JAKARTA - IDSurvey memperingati Hari Anak Nasional dengan berkomitmen membangun masyarakat lebih berdaya melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di Kelurahan Bidara Cina, Jakarta Timur pada 21-23 Juli 2026.
Mengusung tema "Berdaya Bersama, Melayani dengan Hati", program itu menghadirkan berbagai kegiatan pemberdayaan perempuan, penguatan kapasitas guru PAUD, edukasi kesehatan, serta pengembangan ekonomi berbasis lingkungan.
BACA JUGA: Dukung Daya Saing Industri, IDSurvey dan BRIN Perkuat Kolaborasi Riset serta Inovasi
Itu dilakukan sebagai bagian dari upaya menciptakan nilai bersama (creating shared value) bagi masyarakat.
Chief Financial Officer (CFO) IDSurvey, Sinung Triwulandari mengatakan mengungkapkan program TJSL IDSurvey dirancang melalui pendampingan yang berkelanjutan agar masyarakat memiliki kapasitas untuk berkembang secara mandiri.
BACA JUGA: Perkuat Rantai Pasok Internasional, IDSurvey Gandeng Baltic Control Group
Melalui tiga fokus utama yaitu lingkungan, pengembangan UMKM, dan pendidikan, IDSurvey mendorong lahirnya ekosistem sosial yang mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekaligus mendukung agenda pembangunan berkelanjutan.
"Rangkaian kegiatan dimulai dengan pelatihan pemanfaatan sampah menjadi produk bernilai ekonomi untuk membuka peluang usaha baru bagi kelompok perempuan," ujarnya dalam siaran persnya, Senin (27/7).
BACA JUGA: IDSurvey Group Berangkatkan Ribuan Pemudik ke 10 Kota Tujuan
Program kemudian dilanjutkan dengan edukasi green lifestyle kepada guru dan anak-anak PAUD, pembuatan alat peraga edukasi, serta program penanganan dan pencegahan stunting.
IDSurvey juga menggelar pelatihan bagi guru PAUD melalui materi Self Positive Talk, afirmasi, journaling, support group, dan crafting.
Itu untuk memperkuat kesejahteraan psikologis para pendidik sebagai bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang anak sejak usia dini.
Program ini melibatkan sekitar 250 penerima manfaat dari 20 PAUD di wilayah Bidara Cina dan dilaksanakan melalui kolaborasi bersama Kelurahan Bidara Cina, Relawan Bakti IDSurvey untuk Indonesia (BISA), serta Maheswari IDSurvey.
Sinung mengungkapkan keberlanjutan perusahaan tidak hanya tercermin dari pencapaian kinerja bisnis, tetapi juga dari kemampuan perusahaan menciptakan dampak sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Kami memandang keberlanjutan sebagai keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan penciptaan nilai bagi masyarakat. Karena itu, setiap program TJSL kami rancang tidak hanya sebagai bentuk kepedulian sosial, tetapi sebagai investasi sosial jangka panjang yang mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia, meningkatkan kemandirian masyarakat, dan memberikan manfaat yang berkelanjutan," ujarnya.
Menurut Sinung, pembangunan generasi masa depan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak agar manfaat yang dihasilkan dapat terus berkembang dan dirasakan secara luas.
"Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun ekosistem yang mendukung tumbuh kembang anak. Melalui sinergi dengan pemerintah, komunitas, relawan, dan masyarakat, kami berharap program pemberdayaan ini mampu menciptakan dampak yang berkelanjutan sekaligus menjadi fondasi bagi lahirnya generasi Indonesia yang lebih sehat, berdaya saing, dan siap menghadapi masa depan," imbuhnya.
Selain memperingati Hari Anak Nasional, IDSurvey secara konsisten mengembangkan berbagai program di Daerah Binaan, mulai dari penanganan stunting, pengelolaan sampah, pembangunan biopori dan pengolahan air limbah, donor darah, hingga sekolah Lansia.
Berbagai inisiatif tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) melalui pendekatan yang mengedepankan edukasi, kolaborasi, dan pemberdayaan masyarakat. (ddy/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... IDSurvey Goes To Campus Pattimura, Serahkan Puluhan Beasiswa
Redaktur & Reporter : Dedi Sofian




