Kabupaten Bogor (ANTARA) - Polres Bogor mengerahkan 1.097 personel gabungan untuk mengamankan pertandingan pembuka ASEAN Hyundai Cup (Piala AFF) 2026 antara Timnas Indonesia melawan Kamboja di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin malam.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto di Cibinong, Senin, mengatakan seribuan personel tersebut disiagakan untuk memastikan pertandingan internasional itu berlangsung aman, tertib, dan lancar.
"Polres Bogor bersama unsur TNI dan Pemerintah Kabupaten Bogor siap menyukseskan gelaran ASEAN Hyundai Cup 2026 secara profesional, humanis, dan sesuai dengan standar keselamatan regulasi internasional," kata Wikha.
Baca juga: PSSI ajak pendukung Garuda padati stadion saat hadapi Kamboja
Pengamanan diawali dengan Apel Kesiapan Pengamanan di Halaman Mapolres Bogor untuk memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta pemantapan penempatan anggota sebelum pertandingan berlangsung.
Sebanyak 1.097 personel gabungan terdiri atas 572 personel Polres Bogor, 297 personel bantuan kendali operasi (BKO) dari Polda Jawa Barat dan Mabes Polri, serta 228 personel dari instansi terkait.
Personel dari instansi sektoral tersebut meliputi 88 anggota Kodim 0621/Kabupaten Bogor, 10 personel Denpom, 60 personel Dinas Perhubungan, 60 personel Satpol PP Kabupaten Bogor, dan 10 personel Gartap.
Usai apel, seluruh personel langsung menempati titik pengamanan yang telah ditentukan, mulai dari jalur menuju stadion, area luar stadion, hingga kantong-kantong parkir.
Menurut Wikha, pola pengamanan terpadu diterapkan untuk mengantisipasi tingginya antusiasme suporter di Stadion Pakansari yang memiliki kapasitas 30.857 penonton.
Baca juga: Polres Bogor siapkan rekayasa lalu lintas untuk laga Indonesia-Kamboja
Berdasarkan data panitia hingga Senin pukul 11.05 WIB, sebanyak 9.014 tiket telah terjual untuk pertandingan Indonesia melawan Kamboja. Laga tersebut juga didukung program seat filling sebanyak 9.000 penonton.
Sementara itu, penjualan tiket pertandingan Indonesia melawan Vietnam telah mencapai 8.140 lembar dan diperkirakan masih akan bertambah.
Kapolres mengimbau seluruh suporter agar mematuhi arahan petugas, menjaga ketertiban, serta bersama-sama menciptakan suasana yang kondusif selama penyelenggaraan turnamen.
"Kami mengimbau seluruh suporter dan masyarakat yang hadir untuk tetap tertib, mematuhi arahan petugas lalu lintas di lapangan, serta menjaga suasana kondusif demi menjaga reputasi Kabupaten Bogor sebagai tuan rumah event olahraga internasional yang aman dan bermartabat," ujar Wikha.
Baca juga: Nadeo: Timnas ingin akhiri penantian 30 tahun juara ASEAN
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto di Cibinong, Senin, mengatakan seribuan personel tersebut disiagakan untuk memastikan pertandingan internasional itu berlangsung aman, tertib, dan lancar.
"Polres Bogor bersama unsur TNI dan Pemerintah Kabupaten Bogor siap menyukseskan gelaran ASEAN Hyundai Cup 2026 secara profesional, humanis, dan sesuai dengan standar keselamatan regulasi internasional," kata Wikha.
Baca juga: PSSI ajak pendukung Garuda padati stadion saat hadapi Kamboja
Pengamanan diawali dengan Apel Kesiapan Pengamanan di Halaman Mapolres Bogor untuk memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta pemantapan penempatan anggota sebelum pertandingan berlangsung.
Sebanyak 1.097 personel gabungan terdiri atas 572 personel Polres Bogor, 297 personel bantuan kendali operasi (BKO) dari Polda Jawa Barat dan Mabes Polri, serta 228 personel dari instansi terkait.
Personel dari instansi sektoral tersebut meliputi 88 anggota Kodim 0621/Kabupaten Bogor, 10 personel Denpom, 60 personel Dinas Perhubungan, 60 personel Satpol PP Kabupaten Bogor, dan 10 personel Gartap.
Usai apel, seluruh personel langsung menempati titik pengamanan yang telah ditentukan, mulai dari jalur menuju stadion, area luar stadion, hingga kantong-kantong parkir.
Menurut Wikha, pola pengamanan terpadu diterapkan untuk mengantisipasi tingginya antusiasme suporter di Stadion Pakansari yang memiliki kapasitas 30.857 penonton.
Baca juga: Polres Bogor siapkan rekayasa lalu lintas untuk laga Indonesia-Kamboja
Berdasarkan data panitia hingga Senin pukul 11.05 WIB, sebanyak 9.014 tiket telah terjual untuk pertandingan Indonesia melawan Kamboja. Laga tersebut juga didukung program seat filling sebanyak 9.000 penonton.
Sementara itu, penjualan tiket pertandingan Indonesia melawan Vietnam telah mencapai 8.140 lembar dan diperkirakan masih akan bertambah.
Kapolres mengimbau seluruh suporter agar mematuhi arahan petugas, menjaga ketertiban, serta bersama-sama menciptakan suasana yang kondusif selama penyelenggaraan turnamen.
"Kami mengimbau seluruh suporter dan masyarakat yang hadir untuk tetap tertib, mematuhi arahan petugas lalu lintas di lapangan, serta menjaga suasana kondusif demi menjaga reputasi Kabupaten Bogor sebagai tuan rumah event olahraga internasional yang aman dan bermartabat," ujar Wikha.
Baca juga: Nadeo: Timnas ingin akhiri penantian 30 tahun juara ASEAN





