Ketua DPP PSI Bestari Barus menegaskan keputusan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep maju sebagai calon anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah V merupakan pilihan Kaesang sendiri.
Menurut Bestari, penentuan Dapil yang dikenal sebagai Dapil neraka tersebut telah melalui proses internal partai dan bukan keputusan yang muncul secara tiba-tiba.
Bestari menjelaskan proses penentuan Dapil dimulai saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI di Makassar. Seluruh kader yang diproyeksikan maju sebagai calon legislatif diminta menentukan sendiri Dapilnya.
“Jadi begini, bahwa itu bukan ujug-ujug juga. Pada waktu kita rakernas di Makassar itu, ya malam kedua itu kan kita kumpul, ya, dikumpulkan kemudian ada pengarahan dari DPP, ada Mas Kaesang juga sebagai Ketua Umum, terkait dengan arahan Ketua Umum untuk segera menentukan Dapil. Nah maka kita kemudian isi formulir untuk meletakkan Dapil kita di mana gitu kan,” kata Bestari saat dikonfirmasi, Senin (27/7).
Ia mengatakan setiap kader diberi kebebasan menentukan Dapilnya masing-masing. Bestari sendiri memilih Dapil Jakarta II karena selama ini berproses secara politik di Jakarta.
“Nah, termasuk saya juga, saya kemudian memilih Dapil saya karena saya berproses di Jakarta ya, Dapil Jakarta II, ya Jakarta Pusat, Selatan, dan Luar Negeri gitu. Nah, alhamdulillah kemarin itu di Rakorda Solo, Ketua Umum, Mas Kaesang, hadir dan di situ menyampaikan pesan khusus bahwa beliau akan maju menjadi calon legislatif di Dapil V, Jawa Tengah, Solo, sekitarnya. Nah itu, gitu. Jadi bukan ujug-ujug,” jelas Bestari.
“Iya dong, sama dengan kami semuanya, pilihan kami sendiri,” lanjutnya.
Bestari menganggap Kaesang tidak akan gentar menghadapi persaingan di Dapil Jawa Tengah V yang selama ini dikenal sebagai salah satu Dapil paling kompetitif.
Menurutnya, kompetisi justru menjadi bagian yang baik dalam demokrasi dan akan menjadi tolok ukur kekuatan masing-masing partai politik maupun calon legislatif.
“Ya justru itu menjadi hal yang baik ya bahwa kompetisi ini antar partai politik maupun calon legislatif, ukurannya jadi akan terlihat nanti pascapemilu. Kalau dibilang orang terkenal kan Mas Kaesang juga bukan nggak terkenal lah kalau di Solo sekitarnya kan begitu,” tuturnya.
Ia menambahkan, keputusan Kaesang maju di Solo juga sejalan dengan target PSI menjadikan Jawa Tengah sebagai “kandang gajah”. Menurut Bestari, langkah tersebut diharapkan menjadi penyemangat bagi kader PSI di Jawa Tengah.
“Dan tentu itu membuat apa yang pernah disampaikan beliau pada satu kesempatan di acara DPW PSI Jawa Tengah, beliau menyampaikan bahwa kita akan tetapkan Jawa Tengah sebagai kandang gajah, ya itu dengan beliau sekarang menetapkan bahwa Dapil maju calegnya adalah Dapil V Solo,” kata Bestari.
“Wah itu tentu membawa semangat tersendiri bagi para kader, pengurus, struktural dan tentu masyarakat di wilayah Jawa Tengah, Dapil V Solo sekitarnya,” tambah dia.
Sebelumnya, Kaesang mengumumkan akan maju sebagai caleg DPR RI pada Pileg 2029. Keputusan itu disampaikan saat memberikan arahan dalam Rakorda DPD PSI Solo di Solo, Sabtu (25/7).
Kaesang akan maju melalui Dapil Jawa Tengah V yang mencakup Kabupaten Boyolali, Klaten, Sukoharjo, dan Kota Solo.
Dapil tersebut selama ini diisi sejumlah politikus PDIP, termasuk Puan Maharani dan Aria Bima.
Saat memberikan arahan, Kaesang meminta seluruh kader PSI memperkuat kehadiran di tengah masyarakat.
“Kader PSI harus aktif mengikuti kegiatan sosial masyarakat, mulai dari menghadiri pengajian hingga melayat ketika ada warga yang meninggal dunia. Kita datang sebagai masyarakat untuk mengucapkan duka kepada tetangga atau temannya,” kata Kaesang.
Ia kemudian menegaskan dirinya akan maju sebagai caleg DPR RI dari Dapil Jawa Tengah V.
“Pesan yang saya sampaikan tadi bukan pesan saya sebagai ketua umum, tapi pesan saya sebagai bakal calon legislatif RI Dapil V Jawa Tengah. Insya Allah saya akan membersamai seluruh kader, terkhusus di Solo karena teritori yang diberikan kepada saya hanya di Kota Solo,” kata Kaesang.
Oleh karena itu, ia akan menghadapi persaingan ketat. Dapil yang mencakup Kabupaten Boyolali, Klaten, Sukoharjo, dan Kota Solo itu dikenal sebagai salah satu basis kuat PDIP, dengan Ketua DPR sekaligus Ketua DPP PDIP Puan Maharani menjadi peraih suara terbanyak pada Pileg 2024.
Berdasarkan hasil Rekapitulasi Nasional KPU pada Pileg 2024, total pengguna hak pilih di Dapil Jawa Tengah V mencapai 2.556.296 pemilih. Dari hasil tersebut, Puan memimpin perolehan suara calon legislatif dengan 297.366 suara.





