Anggota DPR Minta Polisi Profesional Usut Kasus Bentrok di Menteng

kompas.com
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru meminta kepolisian mengusut tuntas bentrokan antarkelompok yang terjadi di Jalan Tambak, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, secara profesional.

Menurut dia, penanganan kasus yang terjadi pada Minggu (26/7/2026) itu penting dilakukan, mengingat bentrokan antarkelompok berulang kali terjadi di kawasan tersebut dan menimbulkan korban jiwa.

"Kita minta kepolisian untuk mengusut, apalagi sudah ada korban. Namun saya sangat yakin, pihak kepolisian dalam hal ini Kapolda bisa menyelesaikan masalah ini dan tentunya profesionalitas aparat kepolisian sangat kita harapkan," ujar Falah kepada wartawan, Senin (27/7/2026).

Baca juga: Fakta-fakta Terkini Bentrokan Menteng: 7 Tersangka, Kronologi, hingga Sekolah PJJ

Falah mengatakan, bentrokan yang kembali terjadi itu menunjukkan persoalan keamanan di kawasan tersebut belum sepenuhnya teratasi.

Oleh karena itu, dia berharap aparat dapat menuntaskan perkara agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

"Saya sangat menyayangkan adanya peristiwa di Jalan Tambak kemarin dan sangat prihatin atas apa yang terjadi karena peristiwa ini adalah sesuatu yang berulang kembali," kata dia.

Di samping itu, Falah juga mengajak seluruh elemen masyarakat juga turut menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Jakarta.

Baca juga: Kasus Bentrokan di Menteng Terbagi 2 Klaster: Perusakan Gerobak Nasi Uduk dan Pengeroyokan

Dia menegaskan, tindakan kekerasan tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun.

"Kita bersama-sama harus menjaga suasana kondusif di Jakarta. Apapun itu alasannya, apa yang mereka lakukan itu tidak dibenarkan di mata hukum,” kata politikus PDI-P itu.

Bentrokan di Menteng

Diberitakan sebelumnya, bentrokan antarkelompok terjadi di kawasan Jalan Tambak, Kelurahan Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026).

Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang berinisial K (23) tewas dan satu korban lainnya berinisial DS mengalami luka kritis.

Baca juga: 3 Warga Matraman Jadi Tersangka Bentrokan Menteng, Aniaya Pria hingga Tewas

Kerusuhan juga menyebabkan satu bangunan semipermanen dan empat sepeda motor hangus terbakar.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, penanganan perkara tersebut dibagi ke dalam dua klaster tindak pidana.

Klaster pertama berkaitan dengan perusakan gerobak pedagang nasi uduk, sedangkan klaster kedua menyangkut pengeroyokan yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia.

Dalam kasus perusakan gerobak, penyidik telah menetapkan empat tersangka, yakni GNA, AJL, FAM, dan ELL.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Baca juga: Saya Panik, Enggak Bisa Tidur, Takut Ribut Lagi Cerita Warga Tambak Menteng Saat Massa Datang Lagi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ratusan Pegawai BGN Dipecat, Sudaryono Beberkan Dugaan Judol hingga 'Ngentit Duit'
• 7 jam lalurctiplus.com
thumb
Agensi Umumkan Jadwal Wajib Militer DK dan Vernon SEVENTEEN
• 5 jam lalubeautynesia.id
thumb
Pemkot Buka Opsi Semarang Zoo Dikelola Pihak Ketiga Setelah Harimau Putih Mati
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Pejabat Sementara Gubernur BI Diduduki oleh Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti
• 8 jam lalunarasi.tv
thumb
Persebaya taklukkan Persija 1 - 0
• 14 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.