Pengamat Nilai Timnas Indonesia Membutuhkan Formula Baru untuk Menaklukkan Kamboja di Piala AFF 2026

pantau.com
6 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Pengamat sepak bola Indonesia Mohamad Kusnaeni menilai tim nasional Indonesia membutuhkan formula baru untuk menghadapi Kamboja pada laga pembuka Grup A Piala AFF 2026 yang berlangsung di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin malam.

Kusnaeni mengatakan pelatih John Herdman perlu menyesuaikan strategi permainan dengan materi pemain yang tersedia agar potensi skuad Garuda dapat dimaksimalkan.

Perlu Penyesuaian Taktik dan Formasi

"Pelatih John Herdman perlu menemukan formula baru dengan materi pemain yang ada. Termasuk perlu menyesuaikan rencana permainan untuk memaksimalkan potensi pemain yang ada saat ini," ungkap Kusnaeni di Jakarta, Senin.

Menurutnya, laga melawan Kamboja tidak akan mudah meski Indonesia memiliki peluang lebih besar untuk meraih kemenangan.

Kusnaeni menilai Kamboja akan tampil dengan motivasi tinggi setelah kalah 1-2 dari Singapura akibat kebobolan pada menit-menit akhir.

"Ada banyak penyesuaian yang harus dilakukan karena banyak perbedaan materi pemain," ujarnya.

Ia memperkirakan Herdman tetap dapat menggunakan formasi 3-4-3 atau 4-2-3-1, tetapi dengan detail taktik yang berbeda di setiap lini.

Lini Depan dan Belakang Jadi Kunci

Kusnaeni menyebut karakter Ole Romeny berbeda dengan Mitchell Baker maupun Jens Raven yang lebih berperan sebagai penyerang target man.

"Jadi formasi dan susunan pemain harus bisa maksimal untuk melayani Baker atau Raven," katanya.

Ia juga menilai lini pertahanan harus mampu bermain tenang, disiplin, dan percaya diri untuk mengantisipasi serangan lawan.

"Indonesia berpeluang keluar sebagai pemenang jika bisa menjaga dua hal tersebut. Di depan harus lebih kreatif memasok bola matang bagi striker, di belakang tetap disiplin dan fokus," ungkapnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kebakaran Hutan di Eropa Terus Berkobar, Prancis dan Spanyol Evakuasi Ratusan Ribu Warga
• 9 jam laluerabaru.net
thumb
UPN Veteran Jakarta Kembangkan TOGA dan Bank Sampah untuk Pemberdayaan Masyarakat
• 5 jam lalurepublika.co.id
thumb
Polresta Yogyakarta Pecah Berkas 19 Tersangka di Sesi Dua Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Jadi Dua Kelompok
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Ekshumasi Jasad Korban Pengeroyokan di Tabanan Dilakukan untuk Pastikan Penyebab Kematian
• 1 jam lalupantau.com
thumb
Basarnas Evakuasi Sopir Truk dari Kabin Usai Tabrak Enam Rumah di Gempol
• 13 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.