Pemerintah tengah menyiapkan skema baru agar masyarakat dapat memiliki rumah maupun apartemen dengan pembiayaan yang lebih ringan. Melalui program Danantara Housing, calon pembeli nantinya akan ditawarkan suku bunga yang lebih kompetitif serta mekanisme pembayaran yang lebih terjangkau.
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Roeslani, mengatakan program tersebut saat ini masih dalam tahap persiapan.
Menurut Rosan, Danantara Housing akan difokuskan untuk memasarkan rumah dan apartemen yang sebelumnya telah dibangun oleh badan usaha milik negara (BUMN), namun hingga kini belum berhasil terserap pasar.
"Ada beberapa pembangunan sifatnya apartemen atau rumah yang selama ini belum atau sudah dibangun oleh BUMN tapi belum bisa terjual, kita akan mengadakan Danantara Housing," ujar Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin.
Melalui skema tersebut, masyarakat diharapkan memperoleh akses pembiayaan yang lebih menarik dibandingkan skema pembelian hunian pada umumnya. Pemerintah ingin memberikan kemudahan agar lebih banyak masyarakat dapat memiliki rumah maupun apartemen.
"Untuk bisa dibeli oleh masyarakat dengan suku bunga yang lebih menarik dan juga dengan cara pembayaran yang lebih baik," katanya.
Baca Juga: Danantara Satukan Maskapai BUMN, Pelita Gabung ke Garuda Indonesia (GIAA)
Selain memperluas akses kepemilikan hunian, program tersebut juga diharapkan mampu mempercepat penyerapan stok properti milik BUMN yang selama ini belum terjual.
Optimalisasi aset properti BUMN menjadi salah satu tujuan utama dari inisiatif tersebut. Dengan meningkatnya penjualan, aset yang selama ini belum produktif diharapkan dapat memberikan nilai ekonomi yang lebih besar.
Meski demikian, Rosan belum mengungkapkan secara rinci kapan Danantara Housing akan diluncurkan kepada publik. Ia juga belum menjelaskan besaran pembiayaan maupun skema pendanaan yang akan diterapkan.
Namun, ia memastikan seluruh mekanisme program tengah dimatangkan agar mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mengoptimalkan aset properti milik BUMN yang masih belum terserap pasar.





