4 Kontroversi Andi Tenri selama Menjabat Ketua DPRD Bone, Walkout Sidang Paripurna-Dugaan Aniaya Staf PPPK

disway.id
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong belakangan ini menjadi sorotan publik usai salah satu staf PPPK melaporkan dugaan penganiayaan yang dilakukan pejabat publik tersebut.

Kasus dugaan penganiayaan terhadap staf Bagian Umum PPPK, kini tengah dalam penyidikan Polres Bone.

Andi Tenri ditunjuk Partai Gerindra menjabat sebagai Ketua DPRD Bone untuk periode 2024-2029.

BACA JUGA:Profil dan Jejak Karier Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong yang Diduga Aniaya Staf PPPK

Ia resmi dilantik pada 31 Oktober 2024 dan tercatat sebagai perempuan pertama yang menjabat Ketua DPRD Bone.

Setelah hampir dua tahun menjabat, kinerja Andi Tenri belakangan ini menuai sorotan publik lantaran kontroversi yang ditimbulkan.

4 Kontroversi Andi Tenri selama Jabat Ketua DPRD Bone 

Berikut rangkuman empat kontroversi yang dipicu oleh Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong.

1. Sekwan DPRD Bone Batal Dilantik

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Bone batal dilantik oleh Andi dengan alasan Faidah yang kala itu menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt) tidak pernah berkomunikasi dengannya sebagai Ketua DPRD Bone.

Faida seharusnya dilantik bersama lima pejabat eselon II Pemerintah Kabupaten Bone pada 16 Juli 2026 di Aula Leteya Riduni, Kompleks Rumah Jabatan Bupati Bone.

BACA JUGA:Profil dan Riwayat Karier Welah Hatta, Srikandi Indonesia di Balik Closing Ceremony Piala Dunia 2026

Ia bahkan telah menerima undangan pelantikan pejabat hasil seleksi lelang jabatan pimpinan tinggi pratama Pemkab Bone.

Dengat berat hati, Faida hanya bisa duduk menyaksikan pejabat lainnya dilantik tanpa dirinya.

Hal itu membuat jabatan Sekwan DPRD Bone kosong selama tiga bulan hingga akhirnya Faida resmi dilantik pada Senin, 6 Oktober 2026.

2. Walkout dari Sidang Paripurna 

Tak hanya itu, kontroversi lain juga ditimbulan Andi Tenri ketika walkout dari sidang paripurna yang mengesahkan rancangan perubahan APBD 2025.

Aksi walkout itu berdampak pada bebrbagai sektor, termasuk pendidikan usai ribuan guru terlambat menerima gaji.

  • 1
  • 2
  • 3
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pembangunan Jalan Rantepao-Pangala-Baruppu Dimulai, Gubernur Sulsel Harap Proses Tanpa Hambatan
• 23 jam laluharianfajar
thumb
Rieke Diah Pitaloka Minta Diusut Tewasnya Terduga Maling Ayam: Jangan Ada Kesan Kasus Bule Cepat, Kasus Rakyat Sendiri Lambat
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Skenario Klasemen Grup A Piala AFF 2026 jika Timnas Indonesia Menang atas Kamboja, Skuad Garuda Bisa Pepet Vietnam?
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Timnas Indonesia Pernah Bantai Kamboja 8-0 di Piala AFF, Akankah Terulang Malam Ini?
• 12 jam laluharianfajar
thumb
Jelang 100 Tahun Gontor, UI dan UNIDA Matangkan Kolaborasi untuk Perkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi
• 3 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.