Pjs Gubernur Bank Indonesia: Pasar Tidak Perlu Panik

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Pejabat sementara (Pjs) Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti menegaskan bahwa pasar tidak perlu panik dengan pengunduran diri Perry Warjiyo dari jabatan Gubernur BI.

"Untuk market ya, tentunya untuk market kita berharap tidak perlu panik. Kenapa? Karena kami dari Bank Indonesia tetap akan menjalankan kebijakan kami seperti juga yang sudah kami lakukan sebelumnya. Jadi, stance kebijakan kami tidak berubah bahwa stabilitas nilai tukar akan tetap menjadi kunci dari kebijakan kami saat ini," kata Destry, usai menghadap Presiden Prabowo Subianto, di Istana, Jakarta, Senin (27/7/2026) malam.

"Sehingga kami juga akan terus berada di pasar baik dengan melalui intervensi di spot, di NDF. Dan juga tentunya di satu sisi juga kebijakan kami yang bersifat untuk pro-growth akan kami teruskan melalui kebijakan makroprudensial kami. Dan sekali lagi juga tentunya sesuai dengan keputusan RDG bulanan kami di bulan Juli ini," sambung dia.

Baca juga: Respons Destry Damayanti soal Peluang Jadi Gubernur BI Gantikan Perry Warjiyo

Destry berharap, investasi dan cash yang masuk ke Indonesia bisa terus terjadi.

Menurut dia, BI juga akan memberikan insentif kepada arus modal asing yang masuk, dengan menurunkan biaya hedging.

"Jadi, kebijakan itu masih tetap kami lakukan dan juga di Bank Indonesia ini kepemimpinan dilakukan secara kolektif kolegial. Jadi, kami berlima dengan ADG yang lain akan terus komitmen dan terus melanjutkan keberlangsungan tugas kami sesuai dengan amanah yang telah dimandatkan kepada kami di Bank Indonesia," tegas Destry.

Sementara itu, Destry turut memohon dukungan publik.

Destry berharap, pasar keuangan di Indonesia bisa kembali pulih dan normal lagi.

"Dan kita juga tentu berharap stabilitas di pasar keuangan kita akan bisa pulih dan normal kembali seperti semula," imbuh dia.

Baca juga: Ini Arahan Prabowo Usai Gubernur BI Perry Warjiyo Mengundurkan Diri

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Diketahui, pasar bergejolak usai Perry Warjiyo mengundurkan diri dari Gubernur BI, pada Senin (27/7/2026).

IHSG dan nilai tukar rupiah langsung ditutup di zona merah imbas pasar yang merespons negatif atas pengunduran diri Perry.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Media ASEAN Langsung Beri Julukan Baru untuk Mitchell Baker usai Hattrick di Debut Timnas Indonesia: Erling Baker!
• 47 menit laluviva.co.id
thumb
Legislator Golkar Minta Pengeroyok Pencuri Ayam di Bali Ditindak Tegas
• 22 menit laludetik.com
thumb
Investasi Dapen di SBN Tumbuh Tinggi, Tembus Rp1.600 T
• 5 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Bocornya Surat Presiden FIFA Infantino kepada Argentina Picu Kontroversi Baru, Apa Isinya?
• 15 jam laluharianfajar
thumb
Minat Investasi Lintas Negara Tinggi, GALAXY Property Resmi Meluncurkan Glyph International Realty
• 7 jam laluberitajatim.com
Berhasil disimpan.