Mojokerto (beritajatim.com) – Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra melantik 12 Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan se-Kabupaten Mojokerto di Pendopo Graha Maja Tama (GMT). Dalam kesempatan tersebut, Gus Barra (sapaan akrab, red) menegaskan, TP PKK merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.
Pelantikan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan kader PKK hingga tingkat desa dalam mendukung berbagai program pembangunan, mulai dari kesehatan, pendidikan, ketahanan pangan, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga. Gus Barra memberikan apresiasi kepada seluruh ketua dan kader TP PKK yang selama ini telah berkontribusi dalam mendampingi masyarakat di Bumi Majapahit.
“Tim Penggerak PKK memiliki peran yang sangat strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelaksanaan 10 Program Pokok PKK. Melalui program-program tersebut, PKK terus memberikan kontribusi nyata dalam membangun keluarga yang sehat, mandiri, berdaya, dan berakhlak mulia, sehingga menjadi fondasi yang kuat bagi kemajuan pembangunan daerah,” ungkapnya, Senin (27/7/2026).
Ia menjelaskan, implementasi 10 Program Pokok PKK mencakup penguatan ketahanan keluarga, peningkatan kesehatan ibu dan anak, percepatan penurunan stunting, dukungan terhadap Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), penguatan ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan pekarangan, hingga pengembangan UMKM dan ekonomi keluarga.
Selain itu, program PKK juga diarahkan untuk meningkatkan literasi digital keluarga, memperkuat pendidikan karakter anak dan remaja, menjaga kelestarian lingkungan, serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah desa, kecamatan, posyandu, kader kesehatan, dan seluruh elemen masyarakat. Gus Barra berharap para pengurus mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Saya mengucapkan selamat bertugas kepada seluruh Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan yang baru saja dilantik. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk, kekuatan, kesehatan, dan keberkahan kepada kita semua dalam mengemban amanah dan mengabdi kepada masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto Shofiya Hanna Al Barra mengajak seluruh pengurus PKK, mulai tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa, untuk kembali memperkuat fungsi pembinaan keluarga sebagai fondasi mencetak generasi unggul. Menurutnya, keluarga yang berkualitas akan melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter sehingga mampu mendukung terwujudnya visi pembangunan daerah yang selaras dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
“Saya mengajak kepada seluruh Pengurus Tim Penggerak PKK baik tingkat Kabupaten, tingkat Kecamatan, sampai tingkat Desa untuk bersama-sama mengingat kembali bagaimana peran serta Tim Penggerak PKK sebagai mitra kerja pemerintah melalui berbagai program, yaitu pembinaan keluarga. Keluarga yang berkualitas akan melahirkan generasi-generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter,” ujarnya.
Ning Hanna (sapaan akrab, red) juga mengingatkan pentingnya penguatan program unggulan di masing-masing kelompok kerja (Pokja). Pokja I difokuskan pada pola asuh anak dan remaja di era digital, Pokja II pada pendidikan serta Tribina, Pokja III pada ketahanan pangan keluarga melalui konsep B2SA dan implementasi ‘Isi Piringku’, sedangkan Pokja IV menitikberatkan pada peningkatan kesehatan masyarakat melalui Germas.
Di akhir sambutannya, ia berharap para Ketua TP PKK Kecamatan mampu menjadi pemimpin yang membangun kebersamaan, merangkul kader, mendengarkan aspirasi masyarakat, dan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, organisasi masyarakat, dunia usaha, hingga kalangan akademisi.
Usai pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi mengenai pemanfaatan eco enzyme, yakni hasil fermentasi limbah organik rumah tangga yang dapat dimanfaatkan sebagai salah satu upaya pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat. [tin/aje]




