JAKARTA, KOMPAS.TV - Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M. Syarif menyoroti potensi suap dan pemerasan di balik temuan emas 74 kg dan uang ratusan miliar di rumah mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah di Sentul, Jawa Barat.
Laode menilai pembuktian pemilik uang dan emas tersebut seharusnya tidak sulit bagi penyidik. Pasalnya, barang bukti yang ada telah berada di tangan penyidik.
Dia kemudian menyoroti keterangan kuasa hukum tersangka Don Ritto, Handika Honggowongso, yang bersikeras uang dan emas tersebut bukan milik Febrie. Kata Handika, uang dan emas yang ditemukan berasal dari empat orang berinisial ST, P, F, dan Z.
Menurut Laode, pengacara Don Ritto seharusnya terbuka jika mengeklaim tahu pemiliki barang bukti tersebut. Ia pun menyoroti sejumlah kemungkinan di balik temuan uang dan emas tersebut.
"Kemungkinan paling satu, uang suap yang berasal dari pengurusan kasus. Yang kedua, kalau bukan suap, itu pemerasan, extortion dari kasus-kasus tertentu juga," kata Laode dalam program Kompas Petang KompasTV, Senin (27/7/2026).
Baca Juga: Kuasa Hukum Sebut Emas 74 Kg Bukan Milik Don Ritto: Gua Belum Bisa Ungkap dengan Gamblang
"Saya pikir kita tidak boleh serta-merta menelan mentah-mentah dan memercayai keterangan dari lawyer-nya (Don Ritto) tersebut."
Kalaupun benar uang dan emas di rumah Febrie cuma titipan, Laode menyebut ada kemungkinan bukan berasal dari kegiatan legal.
"Tidak wajar orang menumpuk 74 kg emas dalam brankas di rumah seseorang dan (uang) lebih dari 500 miliar. Kalaupun itu titipan orang, pasti itu juga bukan titipan yang berasal dari uang legal," kata Laode.
Senada dengan Laode, mantan Kabareskrim Ito Sumardi yang juga menjadi narasumber dalam program yang sama, menilai keberadaan uang dan emas berjumlah besar di rumah Febrie Adriansyah tidak wajar.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- emas di rumah febrie adriansyah
- febrie adriansyah
- emas 74 kg
- pemilik emas di rumah febrie adriansyah
- Ito Sumardi
- Laode M Syarif




