Shanum Alifa Nurdin Mantap Kejar Mimpi di Dunia Modeling, Pendidikan Tetap Prioritas

tabloidbintang.com
2 jam lalu
Cover Berita

TABLOIDBINTANG.COM - Di usia yang baru menginjak tujuh tahun, Shanum Alifa Nurdin mulai menunjukkan keseriusannya menekuni dunia modeling. Siswi Al Irsyad Satya Islamic School yang lahir di Bandung pada 29 Agustus 2017 itu tidak hanya ingin mengembangkan bakat, tetapi juga menjadikan dunia modeling sebagai sarana membentuk karakter dan meraih mimpi hingga tingkat internasional.

Shanum mengaku sudah mengenal dunia modeling sejak usia dini. Awalnya, ia hanya ingin mencoba pengalaman baru. Namun, seiring berjalannya waktu, ia menyadari bahwa modeling memberikan banyak pelajaran berharga di luar kemampuan tampil di atas panggung maupun di depan kamera.

"Awalnya hanya ingin mencoba pengalaman baru, namun seiring berjalannya waktu Shanum menyadari bahwa modeling bukan sekadar tampil di atas panggung atau di depan kamera. Dunia modeling mengajarkan disiplin, etika, kepercayaan diri, komunikasi, serta pentingnya menghargai setiap proses untuk terus berkembang," ujar Shanum.

Ketertarikan Shanum terhadap dunia modeling muncul karena menurutnya profesi model dapat menjadi wadah untuk mengembangkan potensi diri sekaligus membangun karakter. Ia meyakini seorang model tidak hanya dinilai dari penampilan, tetapi juga sikap positif, kemampuan beradaptasi, rasa percaya diri, hingga profesionalisme.

Dalam perjalanan kariernya, dukungan penuh dari orang tua menjadi faktor penting yang membuat Shanum semakin percaya diri mengembangkan bakatnya. Orang tuanya selalu mendampingi setiap proses, memberikan motivasi, sekaligus mengingatkan agar pendidikan tetap menjadi prioritas utama.

"Orang tua selalu memberikan kepercayaan, motivasi, serta pendampingan di setiap proses. Mereka juga mengingatkan bahwa pendidikan harus tetap menjadi prioritas dan karakter yang baik merupakan modal utama untuk meraih kesuksesan," tuturnya.

Meski masih belia, Shanum telah mengikuti berbagai kompetisi modeling dan sesi pemotretan. Baginya, setiap pengalaman memiliki cerita tersendiri karena memberikan kesempatan bertemu teman-teman dari berbagai daerah, belajar bekerja sama, dan memahami bahwa setiap tantangan merupakan bagian dari proses berkembang.

Shanum menilai seluruh prestasi yang diraihnya memiliki arti yang sama penting karena diperoleh melalui latihan dan kerja keras. Namun, pencapaian yang paling membanggakan baginya adalah ketika mampu membuat kedua orang tuanya merasa bahagia dan bangga.

"Tidak ada prestasi yang lebih membanggakan selain bisa memberikan kebahagiaan dan rasa bangga kepada kedua orang tua atas setiap pencapaian yang berhasil diraih," katanya.

Di balik aktivitasnya sebagai model, Shanum mengaku tantangan terbesar adalah membagi waktu antara sekolah, latihan, dan berbagai kegiatan modeling. Karena itu, ia selalu berusaha menyusun jadwal yang teratur agar semua aktivitas dapat berjalan seimbang.

"Bagi Shanum, pendidikan tetap menjadi prioritas utama karena ilmu pengetahuan akan menjadi bekal penting untuk masa depan, sementara dunia modeling menjadi tempat untuk mengembangkan bakat dan pengalaman," ungkapnya.

Ke depan, Shanum memiliki cita-cita menjadi pribadi yang sukses, berprestasi, serta mampu memberikan manfaat bagi banyak orang. Ia juga ingin membawa nama Indonesia ke panggung modeling internasional.

"Tentu saja Shanum ingin berkarier hingga tingkat internasional. Shanum percaya dengan kerja keras, disiplin, dan semangat untuk terus belajar, anak-anak Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat global tanpa melupakan jati diri dan budaya bangsa," ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Panggil Mendiktisaintek dan Kepala Danantara ke Istana, Bahas Apa?
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Sudaryono Targetkan Pekan Depan Ortu Bisa Dapat Info Menu-Dapur MBG Anaknya
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
PMJ Ungkap Bayaran Sindikat Buzzer Penyebar Hoax Variatif: Tergantung Isunya
• 9 jam laludetik.com
thumb
AHY Dorong Pengembangan Ekonomi Aglomerasi Jabar-Jateng
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
Korban Pembacokan Debt Collector di Surabaya Lapor Polisi
• 10 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.