Laba Samator Indo Gas (AGII) Melonjak 178 Persen di Semester I-2026

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

Emiten gas industri dan gas medis, PT Samator Indo Gas Tbk (AGII) mencatatkan laba bersih Rp67,4 miliar pada semester I-2026.

Laba Samator Indo Gas (AGII) Melonjak 178 Persen di Semester I-2026. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Emiten gas industri dan gas medis, PT Samator Indo Gas Tbk (AGII) mencatatkan laba bersih Rp67,4 miliar pada semester I-2026. Angka ini melonjak 178 persen jika dibandingkan periode sama tahun lalu yakni Rp24,2 miliar.

Kemudian, laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp65,2 miliar, hampir tiga kali lipat dibandingkan Rp22,6 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga:
Samator (AGII) Bagikan Dividen Rp35 Miliar kepada Pemegang Saham

Seiring dengan capaian tersebut, AGII membukukan peningkatan pendapatan 8,9 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp1,54 triliun. Hal ini didukung oleh permintaan yang tetap kuat dari berbagai sektor strategis, terutama industri dan layanan kesehatan, yang selama ini menjadi pasar utama perseroan.

Direktur Utama sekaligus Chief Executive Officer Samator Indo Gas (AGII) Rachmat Harsono mengatakan, peningkatan ini didorong oleh berbagai perbaikan operasional yang bersifat struktural, antara lain optimalisasi utilisasi pabrik, peningkatan efisiensi konsumsi listrik, serta optimalisasi rantai pasok. Sehingga, perseroan berhasil membukukan kinerja semester pertama terbaik sepanjang sejarah.

Baca Juga:
Permintaan Gas Industri Meningkat, AGII Raup Laba Rp35,2 Miliar di Kuartal I

"Kinerja tersebut ditopang oleh peningkatan margin laba kotor, disiplin dalam pengendalian biaya operasional, serta penurunan beban pembiayaan bersih seiring menurunnya biaya pinjaman dan meningkatnya pendapatan bunga dari cadangan kas," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (28/7/2026).

Baca Juga:
Samator (AGII) Kantongi Laba Bersih Rp58 Miliar di 2025, Turun 44 Persen

Menurut Rachmat, pertumbuhan pendapatan perseroan ditopang oleh peningkatan permintaan yang merata di berbagai sektor, termasuk layanan kesehatan, manufaktur, pengolahan logam, makanan dan minuman, serta industri elektronik.

Profitabilitas operasional juga terus membaik. Pertumbuhan harga pokok penjualan berada di bawah laju pertumbuhan pendapatan sehingga mampu meningkatkan margin laba kotor. 

"Di sisi lain, beban operasional hanya meningkat 8,6 persen YoY, lebih rendah dibandingkan pertumbuhan pendapatan, mencerminkan operating leverage yang semakin kuat," ujar dia.

Sementara itu, EBITDA perseroan pada semester I-2026 tercatat tertinggi sepanjang sejarah, peningkatan profitabilitas yang signifikan, serta lonjakan laba bersih hampir tiga kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

EBITDA yang dilaporkan (reported EBITDA) meningkat 10,0 persen YoY menjadi Rp452,5 miliar. Margin EBITDA meningkat menjadi 29,3 persen dari 29,0 persen pada periode yang sama tahun lalu.

Di luar pos-pos one-off bersih sebesar Rp2,7 miliar, EBITDA yang disesuaikan (Adjusted EBITDA) mencapai Rp449,7 miliar atau tumbuh 13,7 persen YoY.

Laba kotor tumbuh 12,8 persen YoY menjadi Rp725,6 miliar. Margin laba kotor meningkat 160 basis poin menjadi 47,0 persen, dibandingkan 45,4 persen pada semester I-2025.

“Samator mencatatkan kinerja semester pertama yang sangat kuat, dengan EBITDA tertinggi sepanjang sejarah untuk periode semester pertama serta laba bersih yang meningkat hampir tiga kali lipat. Peningkatan margin laba kotor sebesar 160 basis poin mencerminkan perbaikan fundamental dalam operasional kami, mulai dari peningkatan utilisasi pabrik, efisiensi proses produksi, penghematan konsumsi listrik hingga optimalisasi rantai pasok, bukan semata-mata karena faktor non-berulang,” kata Rachmat.

Dia menuturkan, perseroan juga terus memperkuat disiplin pengelolaan biaya operasional serta memanfaatkan teknologi dan otomatisasi untuk meningkatkan efisiensi proses bisnis.

“Momentum pertumbuhan terus menguat sepanjang semester pertama, di mana penjualan kuartal kedua meningkat sekitar 3 persen dibandingkan kuartal pertama. Memasuki semester kedua, kami akan tetap berfokus pada eksekusi yang disiplin, pengendalian biaya yang ketat, serta pertumbuhan yang berkelanjutan dan menguntungkan bagi seluruh pemegang saham,” kata dia.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pengusaha Lapor Ekspor Mineral Kritis Terhambat, KSP Dudung Turun Tangan: Aparat Tidak Boleh Mengada-ada
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
5 Wanti-wanti Kepala BGN ke Para Kepala SPPG
• 10 jam laludetik.com
thumb
7 Warga Keturunan Filipina Resmi Jadi WNI, Kemenkum: Negara Hadir Beri Kepastian Hukum
• 5 jam lalurctiplus.com
thumb
Respons Qodari soal Sudaryono Jadi Kepala BGN: Komitmen Pemerintah Perkuat Tata Kelola MBG
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Sesuai Arahan Prabowo, Ini Tujuan Danantara akan Dilibatkan dalam Setiap Pengambilan Keputusan KSSK
• 13 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.