-
-
-
-
-
Kasus tewasnya seorang pria berinisial KD yang diamuk massa karena diduga mencuri ayam di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali, terus menyita perhatian publik. Khususnya, karena tangisan sang putri yang kini menggema dengan kencang, serta memancing deras air mata masyarakat luas.
Tak tanggung-tanggung, tangisan putri mendiang KD bahkan sampai ke telinga Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Buktinya, politikus yang kerap disapa KDM itu turut memberikan perhatian khusus kepada anak perempuan dari KD.
Perhatian tersebut disampaikan KDM melalui unggahan di media sosial pribadinya, pada hari Selasa (28/07/2026). Dalam unggahan tersebut, KDM membagikan rekaman ketika dirinya berkomunikasi secara langsung, dengan istri dari mendiang KD. Lewat kesempatan itu lah, KDM menyuarakan bela sungkawa.
"Yang penting, pertama saya menyampaikan Bela Sungkawa dan Prihatin" ucap Dedi Mulyadi kepada istri mendiang KDM.
Baca Juga: Pengendara dengan Ban Gundul Akan Kena Tilang Pidana 1 Bulan Atau Denda Uang
Bukan hanya menyampaikan simpati secara formal, Dedi Mulyadi turut membagikan pula kesedihan pribadinya. Ia bahkan mengaitkan kejadian tersebut dengan momen kedekatannya bersama anak-anak asal Bali yang tengah berlatih tari di kediamannya. Apalagi, kejadian itu semakin memilukan karena jeritan tangis sang putri yang terdengar jelas meratapi kepergian mendiang KD.
"Yang kedua, walaupun lintas provinsi Saya kan sudah sering ke Bali Sekarang di rumah saya aja ada 4 orang Anak-anak Bali lagi latihan tari bareng Nihiyang. Yang ketiganya, karena saya denger suara anak kecil sampai nangis Ga kuat, karena suka inget sama anak sendiri, Saya menyampaikan rasa prihatin" sambungnya
Sebagai bentuk perhatian nyata, Dedi Mulyadi pun memastikan bahwa pendidikan anak korban tidak boleh terhenti. Ia mengumumkan akan memberikan bantuan berupa deposito senilai 50 juta rupiah melalui Bank BJB Bali.
"Anak ibu harus terus sekolah ya Itu nanti dari BJB Bali Nanti dititip deposito 50 juta untuk anak ibu yang 4 tahun itu 50 juta, tapi bentuknya deposito ya bu ya" pungkasnya
Bantuan ini, tentunya menambah panjang daftar simpati yang mengalir untuk keluarga KD. Sebelumnya, warga yang miris dengan peristiwa tersebut telah mengumpulkan donasi hingga Rp 190 juta untuk membantu sekolah anak-anak KD, di luar bantuan dari sejumlah tokoh publik lain yang juga turut menyalurkan santunan





