Jakarta, tvOnenews.com - Aksi tak biasa John Herdman saat memimpin Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 mendapat sorotan media ASEAN. Pelatih asal Kanada itu bahkan disandingkan dengan mantan pelatih Barcelona karena pendekatan taktisnya.
Seperti diketahui, Timnas Indonesia mengawali langkah di Piala AFF 2026 dengan kemenangan meyakinkan. Skuad Garuda membungkam Kamboja 5-1 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (27/7/2026) malam WIB.
Kemenangan tersebut tak hanya mencuri perhatian publik Tanah Air. Media Vietnam juga menyoroti gaya kepelatihan John Herdman yang dinilai berbeda dari kebanyakan pelatih.
Media Vietnam, Soha.vn, secara khusus mengulas aksi Herdman sepanjang pertandingan. Fokus mereka bukan hanya kemenangan Garuda, tetapi juga keputusan taktis sang pelatih.
Herdman memilih memantau pertandingan dari tribune pada awal laga. Langkah itu diyakini membuatnya bisa melihat pola permainan tim dari sudut pandang yang lebih luas.
"Perilaku aneh pelatih Indonesia dari tribun penonton menyebabkan Kamboja mengakui kekalahan," tulis Soha.vn.
Selama kurang lebih 30 menit pertama, instruksi di tepi lapangan diberikan kepada asistennya, Steven Vitoria. Setelah itu, Herdman kembali turun ke area teknis untuk memimpin tim secara langsung.
Menurut Soha.vn, metode tersebut mengingatkan pada pendekatan yang pernah digunakan Luis Enrique. Mantan pelatih Barcelona itu juga sempat mengamati pertandingan dari posisi yang lebih tinggi untuk mendapatkan perspektif taktis yang lebih luas.
Media tersebut menilai pendekatan Herdman menunjukkan keberanian dalam mengambil keputusan. Cara itu dinilai membantu pelatih membaca ruang, pergerakan pemain, dan organisasi permainan dengan lebih jelas.
"Ini bukan kali pertama seorang pelatih memilih pendekatan ini. Sebelumnya, pelatih Luis Enrique juga pergi ke tribun untuk mengamati pertandingan PSG guna mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang sistem taktik tim," tulis media tersebut.
Tak hanya strategi dari tribune, Herdman juga membuat kejutan lewat susunan pemain. Sejumlah nama berpengalaman tidak langsung dimainkan sejak menit pertama.
Jordi Amat dan Ragnar Oratmangoen memulai pertandingan dari bangku cadangan. Sebaliknya, Herdman memberikan kepercayaan kepada pemain lain untuk mengisi komposisi utama.




