Beredar soal informasi dugaan modus penipuan baru dengan teknologi fake BTS (Base Transceiver Station) atau rogue BTS.
Narasi yang beredar di media sosial, salah satu korbannya mengungkap pengalaman menerima pesan singkat atau SMS berisi tautan mencurigakan setelah ponselnya tiba-tiba kehilangan sinyal.
Menanggapi informasi tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Metro Jaya untuk memonitor dugaan modus penipuan tersebut.
"Akan kami koordinasikan dengan Dir Siber,” kata Budi saat dikonfirmasi kumparan, Selasa (28/7).
Hingga kini belum ada keterangan resmi apakah korban yang dirugikan telah membuat laporan ke polisi.
Modus fake BTS disebut diduga memanfaatkan perangkat yang menyerupai menara pemancar seluler untuk mengirimkan pesan ke perangkat yang berada di area tertentu.
Pesan yang dikirim biasanya berisi tautan palsu dengan tujuan membuat korban panik dan memberikan akses terhadap akun atau data pribadi.





