Teheran: Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyerukan penguatan kerja sama regional untuk memulihkan stabilitas di Selat Hormuz, seraya menyalahkan "agresi Amerika Serikat" sebagai penyebab ketegangan di jalur pelayaran strategis tersebut.
Menurut laporan penyiar pemerintah Iran, IRIB, Selasa, 28 Juli 2026, pernyataan itu disampaikan Araghchi dalam pembicaraan melalui telepon secara terpisah dengan Menteri Luar Negeri Oman Badr Albusaidi dan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan pada Senin kemarin.
Kedua pembicaraan tersebut membahas hubungan bilateral serta perkembangan situasi terbaru di kawasan.
Araghchi menekankan pentingnya memperkuat kerja sama regional dan meningkatkan upaya diplomatik bersama untuk menciptakan stabilitas di kawasan.
Ia juga menyerukan penghapusan kondisi tidak stabil di Selat Hormuz yang, menurutnya, merupakan dampak dari "tindakan agresif Amerika Serikat."
Situasi di kawasan dilaporkan relatif tenang sejak Jumat setelah Amerika Serikat dan Iran menghentikan serangan menyusul eskalasi selama 13 hari yang dimulai pada 11 Juli.
Dalam periode tersebut, Amerika Serikat melancarkan serangan ke wilayah Iran, sementara Teheran membalas dengan menyerang apa yang disebutnya sebagai fasilitas dan peralatan militer Amerika Serikat di sejumlah negara Arab.
Eskalasi itu terjadi meskipun Washington dan Teheran sebelumnya menandatangani nota kesepahaman pada Juni yang menyerukan penghentian pertempuran serta dimulainya negosiasi menuju kesepakatan yang lebih luas untuk mengakhiri perang yang dilancarkan Israel dan Amerika Serikat pada 28 Februari.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan gencatan senjata berakhir pada 8 Juli setelah terjadi serangan terhadap kapal tanker di Selat Hormuz yang oleh Washington dituduhkan kepada Teheran.
Amerika Serikat menuntut Iran menghentikan serangan terhadap kapal-kapal dan menjamin kebebasan navigasi di Selat Hormuz. Sementara itu, Iran menegaskan lalu lintas kapal di perairan yang berbatasan dengan garis pantainya harus diatur melalui mekanisme yang berada di bawah pengawasannya.
Baca juga: Yaman Tuduh Houthi Berusaha Kuasai Bab el-Mandeb dengan Tiru Strategi Iran



