STY Akui Persiapan Singkat dan Miskomunikasi Kelemahan Persija

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Surabaya: Laga perdana Piala Presiden 2026 menjadi ujian awal bagi Persija Jakarta. Berhadapan dengan Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu, 26 Juli 2026 malam, Macan Kemayoran harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor tipis 0-1.

Meskipun gagal membawa pulang angka, pelatih Shin Tae-yong tetap menyoroti sejumlah perkembangan positif dari performa timnya.

STY, sapaan akrab pelatih asal Korea Selatan itu, menilai hasil kekalahan ini belum cukup untuk menggambarkan kapasitas sebenarnya yang dimiliki Persija. Ia menyebut timnya masih menjalani tahap awal pembentukan sehingga membutuhkan proses dan waktu untuk menemukan bentuk permainan terbaik.

"Pertama-tama saya ucapkan selamat untuk Persebaya. Kedua tim bermain dengan sangat kerja keras. Seperti yang saya katakan di wawancara sebelumnya, persiapan kami sangat singkat sehingga para pemain tetap berusaha menampilkan yang terbaik. Saya sangat berterima kasih," ujar STY, dikutip Ileague.id, Senin, 27 Juli 2026.

 

Baca Juga :

Komentar Shin Tae-yong Usai Persija Kalah di Laga Perdana Piala Presiden 2026



Pelatih berusia 55 tahun itu menegaskan bahwa masa persiapan yang pendek menjadi kendala utama timnya. Hal itu berdampak pada minimnya porsi latihan taktik dan belum meratanya pemahaman antarpemain terhadap skema yang diinginkan.

"Sebenarnya, ini pertandingan pertama, jadi kami belum sempat melakukan latihan taktik secara maksimal, dan kita belum sempat menyamakan persepsi dengan para pemain. Maka wajar jika ada kekurangan di babak pertama. Tapi, saya percaya ke depannya tim ini akan bermain lebih baik lagi dan menunjukkan performa yang semakin meningkat," tuturnya.

STY juga menyoroti momen krusial yang menjadi penentu kekalahan timnya, yakni gol bunuh diri yang tercipta akibat koordinasi lini belakang yang kurang sinkron. Ia menilai insiden tersebut murni kesalahan komunikasi antara kiper dan bek.

"Mengenai gol bunuh diri, itu adalah bentuk salah komunikasi antara kiper dan pemain belakang. Tentu ke depannya hal seperti itu tidak boleh terulang lagi," katanya.



Persija Jakarta. (Foto: Dok. ileague.id)


Di sisi lain, Persija setidaknya mampu memperlihatkan fondasi permainan yang mulai terbentuk. Empat pemain asing anyar langsung diturunkan sejak menit awal, yakni Denis Kolinger, Radovan Pankov, Victor Dethan, dan Aqil Savik yang bertugas mengawal gawang Macan Kemayoran.

Pada babak kedua, STY memberikan kesempatan debut kepada lima pemain lain, yaitu Kerim Memija, Kyohei Yoshino, Stjepan Loncar, Kwon Chang-hoon, dan Pratama Arhan.

Meskipun harus meninggalkan Surabaya tanpa poin, penampilan Persija memberikan sinyal bahwa proses adaptasi di bawah arahan Shin Tae-yong mulai terlihat. Dengan waktu persiapan yang masih terbatas, Macan Kemayoran diyakini akan terus menunjukkan peningkatan seiring dengan padatnya jadwal latihan dan semakin kokohnya pemahaman kolektif antarpemain.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dari PRSU Hingga Kursi Kepemimpinan: Kisah "Cinta Tukang Parkir'
• 3 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Kejagung Minta Hakim Tolak Praperadilan Eks Waka BGN Lodewyk Pusung
• 9 jam laludetik.com
thumb
IHSG Dibuka Tertekan, Anjlok 33 Poin ke Level 6.152! Analis Ungkap 4 Saham yang Layak Dipantau
• 10 jam laludisway.id
thumb
PGN Edukasi Pelaku UMKM Bojonegoro Terkait Penggunaan Gas Bumi secara Aman
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Sebaiknya Hati-hati, 5 Zodiak Ini Diprediksi Bernasib Buruk Besok
• 19 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.