Perkuat Pasar Ritel dan Ekspor, SMGR Catat Penjualan 18 Juta Ton Semen pada Semester I-2026

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG (SMGR) menjaga momentum pertumbuhan dengan membukukan volume penjualan sebesar 18,27 juta ton pada semester I-2026.

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) menjaga momentum pertumbuhan dengan membukukan volume penjualan sebesar 18,27 juta ton pada semester I-2026. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG (SMGR) menjaga momentum pertumbuhan dengan membukukan volume penjualan sebesar 18,27 juta ton pada semester I-2026. Angka ini meningkat 5,6 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 17,3 juta ton.

Corporate Secretary PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Vita Mahreyni, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari strategi transformasi perusahaan yang berfokus pada penguatan pengelolaan pemasaran dan penjualan, serta memastikan ketersediaan produk dan memperluas jangkauan pasar.

Baca Juga:
SIG (SMGR) Catat Penjualan 15 Juta Ton Semen hingga Mei 2026

"Kinerja penjualan yang positif merupakan bukti konsistensi SIG dalam menjalankan transformasi, khususnya melalui penguatan pengelolaan pasar mikro. Pencapaian ini juga sejalan dengan komitmen BP BUMN dan Danantara sehingga transformasi BUMN membuahkan hasil nyata dan menciptakan nilai bagi negara serta seluruh pemangku kepentingan," kata Vita dalam keterangan resmi, Selasa (28/7/2026).

Peningkatan penjualan terutama ditopang oleh kinerja pasar domestik yang tumbuh 9,6 persen secara tahunan, dengan segmen semen kantong mencatat kenaikan signifikan sebesar 11,9 persen. Penjualan ritel yang selama ini berkontribusi sekitar 70 persen terhadap total pendapatan perusahaan tetap menjadi fokus utama pertumbuhan SIG.

Baca Juga:
Saham SMGR-TOWR Keluar dari LQ45, INDY-NCKL Jadi Penghuni Baru

Menurut Vita, strategi pengelolaan pasar mikro menjadi kunci keberhasilan SIG menjaga momentum pertumbuhan sekaligus meningkatkan daya saing di tengah tantangan industri semen yang masih berlangsung.

"Penguatan pasar mikro di berbagai wilayah penjualan merupakan langkah strategis SIG untuk memenangkan persaingan dan menjadi motor penggerak pertumbuhan berkelanjutan, sekaligus semakin mengukuhkan posisi SIG sebagai market leader di Indonesia," ujarnya.

Ke depan, SIG akan memperkuat penetrasi di pasar potensial, khususnya Jawa Barat, seiring permintaan semen di wilayah tersebut yang meningkat 7,5 persen secara tahunan pada semester I-2026.

Selain memperkuat pasar domestik, SIG juga terus memperluas pasar ekspor guna meningkatkan utilisasi pabrik sekaligus membuka peluang bagi produk-produk bernilai tambah.

Belum lama ini, melalui anak usahanya PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, SIG merealisasikan ekspor perdana semen tipe khusus ke Amerika Serikat sebanyak 97.500 metrik ton (MT). Ekspor tersebut didukung oleh beroperasinya fasilitas ekspor di Tuban, Jawa Timur, serta kerja sama strategis dengan Taiheiyo Cement Corporation.

Sepanjang 2026, SIG menargetkan ekspor semen tipe khusus ke Amerika Serikat (AS) mencapai total 450 ribu MT secara bertahap.

"Transformasi bisnis yang dijalankan SIG berhasil menjaga resiliensi perusahaan di tengah tantangan industri sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang. Kami akan terus mengevaluasi dan mempertajam strategi transformasi agar tetap adaptif dan kompetitif," kata Vita.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Judol Jadi Kejahatan Transnasional, Guru Besar UI: Bandar Besarnya Juga Harus Ditangkap
• 13 menit lalukompas.com
thumb
Perspektif Fashion Asia di Panggung BRI JF3 Fashion Festival
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Warga Menteng Deklarasi Tolak Permusuhan, Ajak Bersama Jaga Jakarta
• 4 jam laludetik.com
thumb
Tok! Teddy Pardiyana Resmi Jadi Ahli Waris Mantan Istri Sule Bersama 6 Orang Lainnya, Siapa Saja?
• 6 jam lalugrid.id
thumb
Daftar Saham Indeks LQ45 Terbaru: SMGR dan TOWR Terdepak
• 22 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.