Seorang perangkat Desa Kalipancur, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan bernama Rosyanto (57), ditemukan tewas di area persawahan dengan sejumlah luka. Ia diduga korban pembunuhan.
Kakak korban, Tri Kamto, mengatakan, korban yang juga merupakan polisi desa itu diketahui tidak pulang sejak Senin malam. Biasanya korban sudah berada di rumah pada pagi hari.
"Istrinya memberi tahu kalau Mas Ros dari tadi malam belum pulang dan saat dihubungi tidak bisa. Kami kemudian mencari sampai akhirnya mendapat kabar ditemukan di sawah," ujar Kamto kepada wartawan, Selasa (28/7).
Selain jasad korban, sepeda motor milik adiknya tersebut juga masih berada di dekat SDN Kalipancur 01, tidak jauh dari lokasi penemuan jenazah korban.
"Ada lukanya di bagian muka," ungkap dia.
Ia berharap polisi segera menemukan pelaku pembunuhan sang adik. Pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada pihak kepolisian.
"Kami berharap semuanya diungkap sesuai hukum. Selama ini kami tidak pernah mendengar dia punya masalah ataupun musuh," ucapnya.
Kasatreskrim Polres Pekalongan AKP Fauzi Surya Chandra menambahkan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi, korban diketahui berada di lokasi tersebut sejak sore sebelumnya untuk menjaga kolam belut miliknya.
"Untuk dugaan sementara masih kami dalami, apakah ada keterkaitan dengan tindak pidana atau memang murni penyebab lain. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan," kata Fauzi.
Di lokasi kejadian, petugas menemukan gagang celurit tanpa bilah serta sebuah batu yang kini diamankan untuk kepentingan penyelidikan.
"Jadi yang ditemukan itu batang atau gagang celurit, sedangkan bilahnya belum ditemukan. Ada juga sebuah batu di sekitar lokasi," kata Fauzi.





