Bahaya Nyata Menggunakan Ban Gundul

medcom.id
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta - Menggunakan ban kendaraan yang sudah aus dan tak lagi memiliki ulir di permukaannya, membuat berkendara akan sulit. Terutama karena ban tak lagi memiliki daya cengkeram yang baik. Tentunya ini sangat berbahaya saat digunakan di jalan raya dan bisa mencelakai Sobat Medcom atau pun pengguna jalan lainnya. 
 
Meski baru-baru ini jagat maya dihebohkan dengan isu tilang khusus ketika ban kendaraan Sobat mulai gundul, namun tentu ini punya akibat yang jauh lebih buruk jika itu digunakan. 
 
Terlepas dari perdebatan isu denda di media sosial, mengendarai kendaraan dengan ban yang sudah gundul atau botak sangat tidak dianjurkan demi keselamatan Sobat sendiri. Apalagi jika digunakan di kondisi jalan basah atau berpasir.

Beberapa bahaya utama menggunakan ban gundul meliputi:
 * Risiko Tergelincir di Jalan Basah (Hydroplaning): Alur atau kembang pada ban berfungsi memecah genangan air. Ban yang gundul membuat ban kehilangan traksi di jalan basah, sehingga kendaraan mudah melayang dan tergelincir. Baca Juga:
Honda Bakal Jual Super-ONE dalam Jumlah Terbatas
 * Jarak Pengereman Jauh Lebih Panjang: Tanpa tapak ban yang baik, gesekan ban dengan aspal berkurang drastis, membuat proses pengereman menjadi tidak responsif dan berisiko memicu kecelakaan.
 
 * Rawan Pecah Ban: Lapisan karet ban yang sudah menipis membuat struktur ban melemah dan tidak tahan terhadap panas atau benturan benda tajam di jalan raya.
 
Kabar mengenai tilang khusus ban gundul dengan denda Rp250 ribu yang viral di media sosial adalah tidak benar alias hoaks dalam konteks "aturan atau razia baru". Namun, aturan hukum mengenai kewajiban kendaraan yang laik jalan memang telah diatur dalam UU LLAJ sejak lama.
 
Lebih dari sekadar menghindari sanksi hukum, mengganti ban yang sudah aus jauh lebih penting untuk melindungi nyawa Anda dan pengguna jalan lainnya dari ancaman bahaya di jalan raya.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(UDA)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hari-Hari Febrie Setelah Dibui
• 15 jam laluliputan6.com
thumb
Pemkab Melawi Ungkap Penyebab Adegan Tak Senonoh Tayang di Videotron
• 13 jam laluliputan6.com
thumb
Iran Eksekusi Mati 2 Demonstran Anti-Pemerintah
• 8 jam laludetik.com
thumb
Kemenkop dan GREAT Institute Dorong Koperasi Jadi Pilar Ekonomi Nasional, Reaktualisasi Pasal 33 UUD 1945
• 1 jam laludisway.id
thumb
Kaesang Mau Nyaleg, PSI Disentil: Isi Otaknya Cuma Kekuasaan, Gak Punya Nurani
• 12 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.