BMKG Intensifkan Modifikasi Cuaca, 6 Provinsi Jadi Prioritas Antisipasi Karhutla

disway.id
9 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyiapkan langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan kekeringan di masa El Nino yang kini telah memasuki kategori kuat di Indonesia.

Menghadapi ancaman kekeringan, BMKG akan menggencarkan operasi modifikasi cuaca. Dalam hal ini, BMKG bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Kehutanan, serta pihak swasta.

BACA JUGA:Sebelum Beraktivitas, Cek Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini 28 Juli 2026 Resmi BMKG

Langkah tersebut dilakukan untuk mengisi sejumlah waduk agar ketersediaan air tetap terjaga bagi kebutuhan pembangkit listrik tenaga air (PLTA), irigasi pertanian, dan air bersih.

"Untuk kekeringan, BMKG melakukan beberapa modifikasi cuaca bekerjasama dengan BNPB, bekerjasama dengan Kementerian Kehutanan, dan juga dengan swasta untuk pengisian waduk," kata Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa, 28 Juli 2026.

Menurut Kepala BMKG, operasi modifikasi cuaca dilakukan dengan pendekatan preventif, yakni membasahi lahan gambut sebelum muncul titik api.

BACA JUGA:Cek Informasi Prakiraan Cuaca Jakarta Hari ini 27 Juli 2026, BMKG Prediksi Terik Seharian

Penentuan lokasi dilakukan berdasarkan pemantauan tinggi muka air tanah di lahan gambut yang dikoordinasikan bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Kehutanan melalui aplikasi Sipongi.

"Ketika muka air tanahnya sudah menurun, itu dilakukan modifikasi cuaca yang dapat menjatuhkan jutaan kubik air dan kemudian dapat menjenuhkan daerah tersebut. Sehingga sekarang kita lihat bahwa untuk kebakaran hutan dan lahan relatif lebih dapat dikendalikan dibanding sebelum 2015," jelas dia.

Untuk mengantisipasi karhutla, pemerintah menetapkan enam provinsi sebagai fokus utama, yakni Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

Selain itu, operasi modifikasi cuaca juga dilakukan secara situasional di Kepulauan Riau dan beberapa wilayah Aceh.

BACA JUGA:BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca 27 Juli 2026, Ini Daftar Wilayah yang Berpotensi Hujan

Selain untuk mencegah karhutla, operasi modifikasi cuaca juga dimanfaatkan untuk menjaga ketersediaan air di sejumlah waduk dan danau.

Salah satunya dilakukan di Danau Toba guna mempertahankan tinggi muka air yang dibutuhkan untuk mendukung operasional PLTA, pertanian, serta kebutuhan masyarakat.

"Jadi di sana kita lakukan operasi modifikasi cuaca untuk mem-maintain atau menjaga permukaan air dalam kondisi normal sehingga masyarakat masih tetap bisa bertani, kemudian pembangkit listrik tenaga air juga dapat terjaga," tuturnya.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
E-PKS Kermakim Hadirkan Digitalisasi Pengelolaan Perjanjian Kerja Sama Keimigrasian
• 8 jam lalujpnn.com
thumb
Zulhas: Kopdes Bukan Minimarket, Fungsinya Salurkan Subsidi dan Serap Hasil Pertanian
• 16 jam laluidxchannel.com
thumb
Abigail Limuria: Politik Ramai Dibicarakan Publik Jadi Tanda Ada Kebijakan yang Bermasalah
• 14 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Pihak Penyandera dan Lokasi yang Berpindah Persulit Pembebasan Ampat WNI di Somalia
• 26 menit lalutvonenews.com
thumb
Ramalan Karier Weton 29 Juli 2026, Siapa yang Meraih Puncak Prestasi dan yang Harus Waspada terhadap Hambatan Kerja?
• 19 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.