Teknologi Smart Home Tak Melulu Konektivitas

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Perkembangan teknologi smart home tidak lagi hanya identik dengan kemampuan menghubungkan berbagai perangkat melalui internet. Tren terbaru menunjukkan bahwa produsen mulai mengintegrasikan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) agar perangkat rumah tangga mampu beradaptasi dengan kebiasaan dan kebutuhan penggunanya.

Pendekatan tersebut membuat perangkat tidak hanya dapat dikendalikan dari jarak jauh melalui aplikasi, tetapi juga mampu mengambil keputusan secara otomatis berdasarkan kondisi di sekitarnya. Hasilnya, pengalaman penggunaan menjadi lebih praktis sekaligus mendukung efisiensi energi.

Baca Juga :
7 Jenis Robot yang Sudah Digunakan Saat Ini, dari Rumah Tangga hingga Industri Berteknologi Tinggi
7 Game PC 2026 yang Terus Berevolusi, Teknologi Baru Membuka Pengalaman Bermain yang Belum Pernah Ada

Di sektor peralatan rumah tangga, pemanfaatan AI mulai diterapkan pada berbagai produk, termasuk pendingin ruangan. Teknologi ini memungkinkan perangkat mendeteksi keberadaan pengguna, mengatur arah hembusan udara, hingga mengoptimalkan konsumsi listrik sesuai pola penggunaan sehari-hari.

Selain menghadirkan kenyamanan, kemampuan tersebut dinilai dapat membantu pengguna mengelola penggunaan energi secara lebih efektif. Sejumlah perangkat bahkan telah dilengkapi fitur pemantauan konsumsi listrik secara real timesehingga pengguna dapat mengetahui dan mengontrol pemakaian energi dengan lebih mudah.

President Director Haier Indonesia, Yan Xuhong, menilai kenyamanan di rumah kini tidak lagi hanya ditentukan oleh kemampuan perangkat menjalankan fungsi dasarnya. Menurutnya, teknologi juga perlu mampu mengikuti aktivitas dan kebutuhan penggunanya.

"Di era modern, kenyamanan di rumah bukan lagi sekadar suhu dingin, tetapi bagaimana teknologi bisa mengikuti ritme hidup penggunanya," ujarnya, dikutip Selasa 28 Juli 2026.

Salah satu implementasi konsep tersebut dihadirkan Haier melalui AC HSU-09VSDT. Perangkat ini dibekali teknologi Human Sensor yang dapat menyesuaikan arah hembusan udara berdasarkan posisi pengguna, serta fitur AI ECO untuk membantu memantau dan mengoptimalkan konsumsi energi.

Selain itu, AC tersebut juga mengusung fitur Fragrant Breeze untuk menghadirkan pengalaman relaksasi melalui hembusan udara beraroma, serta lapisan pelindung Black Fin yang diklaim mampu meningkatkan ketahanan komponen terhadap korosi.

Integrasi berbagai teknologi tersebut menjadi contoh bagaimana inovasi smart home kini tidak hanya berfokus pada konektivitas, tetapi juga pada kemampuan perangkat beradaptasi dengan kebutuhan penggunanya.

Baca Juga :
Profesi Programmer dan Software Engineer di Era AI, Masih Menjanjikan atau Mulai Tergeser?
Pecah Sedikit Tetap Ganti Satu Set, Ini Penyebab Lampu Mobil Modern Mahal
Downtime Bisa Bikin Rugi, Teknologi Hybrid Cloud Dilirik

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sindikat Konten Hoaks dan Provokasi di Media Sosial Dibongkar Polda Metro Jaya
• 16 jam lalueranasional.com
thumb
Statistik Edan Mariano Peralta Bersama Borneo FC Samarinda di BRI Super League 2025/2026: Double Dikit!
• 6 jam lalubola.com
thumb
Bakom Sebut Reformasi BGN Kembalikan Ratusan Miliar Rupiah ke Negara
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
IHSG Turun Lagi 0,89%, Saham Grup Bakrie ENRG, BUMI, BRMS Kompak Merosot
• 10 jam lalukatadata.co.id
thumb
Daftar Harga Oli Transmisi Mobil Matik 2026
• 4 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.