VIVA – Timnas Indonesia mengawali perjalanan di Piala AFF 2026 dengan hasil meyakinkan. Skuad Garuda sukses menghancurkan Kamboja dengan skor 5-1 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin 27 Juli 2026.
Namun, kemenangan besar tersebut tidak sepenuhnya membuat media Vietnam terkesan. Menjelang duel Indonesia kontra Vietnam pada 3 Agustus mendatang, salah satu media Negeri Naga Biru justru memberikan label berbeda kepada skuad asuhan John Herdman.
Media Vietnam, The Thao 247, menyebut Timnas Indonesia yang tampil di Piala AFF 2026 bukanlah kekuatan utama Garuda. Mereka menilai skuad yang dibawa Herdman merupakan "Team B" karena tidak diperkuat sejumlah pemain naturalisasi yang berkarier di Eropa.
"Walaupun hanya Team B, Indonesia masih membawa lebih dari 10 pemain alami berkualitas tinggi ke ASEAN Cup," tulis The Thao 247 melalui akun media sosialnya.
Media tersebut menyoroti perbedaan komposisi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 dengan skuad utama yang selama ini tampil di berbagai agenda internasional.
Menurut mereka, Garuda tetap memiliki banyak pemain berkualitas meski mayoritas pemain yang dibawa Herdman kali ini bermain di kompetisi domestik.
"Skuad lapis kedua Indonesia untuk Piala ASEAN 2026 mencakup 11 pemain naturalisasi, dengan sebagian besar bermain di kompetisi domestik," tulis The Thao 247.
The Thao 247 kemudian membandingkan skuad tersebut dengan kekuatan utama Indonesia yang berisi sejumlah pemain keturunan asal Belanda dan berkarier di Eropa.
"Skuad utama Indonesia yang tidak berpartisipasi dalam Piala ASEAN menampilkan lebih dari 10 pemain naturalisasi asal Belanda yang saat ini bermain di Eropa," lanjut laporan tersebut.
Meski mendapat label "Team B", performa Timnas Indonesia di laga perdana justru menunjukkan hal sebaliknya. Garuda tampil dominan dan tidak memberikan banyak ruang bagi Kamboja.
Mitchell Baker menjadi sorotan utama setelah mencetak hattrick dalam pertandingan tersebut. Penyerang berusia 19 tahun itu langsung memberikan dampak besar pada debutnya setelah resmi menjadi Warga Negara Indonesia pada Juli 2026.
Penampilan Baker menjadi bukti bahwa Indonesia masih memiliki banyak pilihan pemain berkualitas, meski belum diperkuat seluruh nama besar yang berkarier di luar negeri.





