Wall Street Ditutup Beragam Jelang Rapat Suku Bunga The Fed

kumparan.com
10 jam lalu
Cover Berita

Indeks saham Amerika Serikat (AS), Wall Street, ditutup beragam pada Selasa (28/7), menjelang rilis pendapatan perusahaan raksasa dan keputusan suku bunga Federal Reserve (The Fed) yang sangat dinanti-nantikan pada Rabu (29/7) waktu setempat.

Dikutip dari Reuters, Dow Jones Industrial Average naik 1,03 persen menjadi 52.747,53, S&P 500 naik 0,22 persen menjadi 7.429,22 dan Nasdaq Composite turun 0,22 persen menjadi 24.876,91.

Keuntungan di saham Boeing dan Coca-Cola membantu mengimbangi saham chip yang jatuh menjelang laporan kuartalan dari Apple dan perusahaan teknologi lainnya minggu ini, meskipun Nasdaq Composite yang berat teknologi berakhir lebih rendah.

Saham dunia sempat jatuh ke titik terendah satu bulan karena investor membuang pembuat chip karena kekhawatiran tentang persaingan Cina dan pendanaan ledakan AI, tetapi mengurangi penurunan selama jam perdagangan New York.

Pembuat chip Asia berada di jantung aksi jual sebelumnya pada Selasa, dengan KOSPI Korea Selatan menurun lebih dari 10 persen ke level terendah tiga bulan, melampaui penurunan yang diderita selama krisis keuangan Asia pada tahun 1997.

Indeks nilainya meningkat lebih dari tiga kali lipat selama 12 bulan hingga Juni, tetapi sejak itu telah kehilangan lebih dari sepertiga nilainya dari puncaknya.

Indeks harga dunia MSCI semua negara turun 0,33 persen menjadi 1104, setelah sebelumnya turun menjadi 1098, terendah sejak 26 Juni. Setelah reli yang luar biasa tahun ini, saham yang terkait dengan AI telah disambut dengan beberapa serangan penjualan dalam beberapa minggu terakhir karena investor khawatir tentang penilaian yang membentang dan pendanaan sirkular di sektor ini.

Kekalahan terbaru mengikuti laporan bahwa China telah mulai memproduksi mesin litografi ultraviolet dalam (DUV) yang dikembangkan di dalam negeri, sementara debut pasar saham yang kuat pembuat chip China CXMT pada Senin memicu kekhawatiran tentang meningkatnya persaingan dalam industri chip memori.

"Ada kekhawatiran tentang biaya dan tingkat pengaruh yang perlu diambil. Sekarang kita melihat pertanyaan tentang profitabilitas ruang semikonduktor, terutama di Asia," kata kepala pendapatan multi-aset di Schroders, Dorian Carrell.

Kinerja keuangan minggu ini dari anggota "Magnificent Seven" Microsoft, Amazon.com, Meta dan Apple akan menjadi ujian utama dari reli pasar, terutama setelah Alphabet dan Tesla menakuti investor minggu lalu dengan laporan arus kas negatif.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dari PRSU Hingga Kursi Kepemimpinan: Kisah "Cinta Tukang Parkir'
• 15 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Jadwal Tinju Dunia Bulan Agustus 2026: Ada Rolly Romero Vs Teofimo Lopez Diperebutan Gelar Juara
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Mentan Sebut Kopdes Pangkas Rantai Pasok, Nilai Tambah ke Petani Bisa Tembus Rp263 T
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Bareskrim Ungkap Modus Peredaran Gas Whip Pink Lewat WhatsApp, "Buy 5 Get 1 Free”
• 19 jam lalukompas.com
thumb
Profil Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Terkena OTT ke-18 KPK Tahun Ini
• 6 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.