Pengamat Nilai Sayembara Tangkap Begal seperti Mengalihkan Tanggung Jawab Pemprov ke Warga

kompas.tv
9 jam lalu
Cover Berita
Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid di Jakarta, Senin (21/7/2025). (Sumber: KOMPAS.com/HARYANTI PUSPA SARI.)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Direktur Eksekutif Amnesty Internasional Indonesia, Usman hamid berpendapat, sayembara tangkap begal yang dibuat oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, seperti mengalihkan tanggung jawab pemerintah provinsi dalam membenahi pelayanan kemanan di jalan raya.

Usman menyampaikan pendapat tersebut dalam dialog Sapa Indonesia Malam, Kompas TV, Selasa (28/7/2026).

“Saya kira saya khawatir pemberian sayembara ini seperti mengalihkan tanggung jawab gubernur, tanggung jawab Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk membenahi sistem pelayanan transportasi keamanan di jalan raya atau fasilitas umum lainnya begitu,” ujarnya.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Respons Kritik MenHAM Pigai Soal Sayembara Begal: Korban Juga punya HAM

“Jadi, seolah-olah urusan ketertiban, urusan keamanan, urusan ketentraman itu adalah tanggung jawab masyarakat,” ucapnya.

Ia juga mempertanyakan asal usul uang yang digunakan sebagai hadiah sayembara, apakah merupakan uang pribadi atau bersumber dari APBN maupun APBD.

“Kalau uang APBD, apakah memang sudah dialokasikan dari tahun lalu APBD Provinsi Jawa Barat,” ucapnya.

“Jangan sampai jadi sekedar membangun popularitas aja, membangun elektabilitas katakanlah begitu, dari gubernur, gitu.”

Dalam dialog itu, Usman juga menilai kejahatan jalanan disebabkan oleh faktor yang kompleks, seperti pengangguran atau problem sosial lainnya.

Bahkan, menurut dia, upaya semacam itu sudah banyak diuji di berbagai negara, hasilnya justru kekerasan terus terjadi.

Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Desy-Afrianti

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • usman hamid
  • amnesty international indonesia
  • sayembara tangkap begal
  • gubernur jawa barat
  • dedi mulyadi
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kasus Ayah Mencuri Ayam: Menjadi Pertanyaan Tentang Keadilan Sosial
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Dugaan Kepemilikan Harta Tak Wajar Kembali Dilaporkan ke KPK, Aset Tersebar di Tiga Provinsi
• 6 jam laluharianfajar
thumb
10 Saham Top Gainer Perdagangan Rabu 29 Juli 2026, Ada MGNA hingga MLPT
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
Maluku Kembangkan Ekosistem Keuangan Inklusif Demi Ekonomi Merata
• 17 jam lalurepublika.co.id
thumb
Bupati Pemalang Jadi Kepala Daerah ke-5 di Jateng yang Kena OTT KPK pada 2026
• 1 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.