KOMPAS.TV – Polisi masih mendalami kasus kematian seorang satpam yang ditemukan tewas tenggelam dengan kondisi tangan terborgol di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, pada Jumat (24/7/2026). Hingga kini, penyidik belum menetapkan tersangka dan masih mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.
Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan menyatakan polisi telah memeriksa sekitar 11 saksi serta mengamankan sejumlah rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk dianalisis lebih lanjut. Sementara itu, berdasarkan perkembangan penyelidikan, total 15 saksi telah dimintai keterangan, mulai dari orang-orang terdekat korban hingga pihak yang sempat berkomunikasi dengannya sebelum kejadian. Polisi juga masih menganalisis hasil autopsi dan mengungkap fakta bahwa korban diketahui memiliki persoalan keuangan atau utang piutang.
Kasus ini turut mendapat perhatian Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Dedi mendatangi Mapolres Purwakarta untuk memberikan dukungan kepada kepolisian dalam pengungkapan kasus tersebut. Ia juga meminta pengelola Waduk Jatiluhur meningkatkan sistem keamanan di kawasan objek vital nasional tersebut.
Sebelumnya, korban yang bertugas sebagai satpam di Bendungan Jatiluhur diduga sempat menegur sekelompok pemuda yang hendak melakukan aksi vandalisme. Korban kemudian dilaporkan hilang kontak pada Jumat dini hari dan ditemukan meninggal dunia pada Jumat siang.
#purwakarta #wadukjatiluhur #jawabarat #poldajabar #dedimulyadi
Baca Juga: Menelusuri TKP! Misteri Kematian Satpam Terborgol di Waduk Jatiluhur | KOMPAS SIANG
Penulis : Fauzan-Alhazmi
Sumber : Kompas TV
- purwakarta
- wadukjatiluhur
- jawabarat
- poldajabar
- satpam





