Rumor soal rumah yang ditempati Ruben Onsu disebut-sebut akan disita hingga dilelang kembali menjadi sorotan publik. Namun, kubu Ruben menilai narasi tersebut bukan isu baru. Bahkan, mereka menganggap kabar rumah lelang terus diangkat sebagai cara untuk membentuk opini negatif terhadap sang presenter.
Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, menyebut isu rumah yang akan dilelang berulang kali dimunculkan dan selalu dikaitkan dengan alasan kepindahan Sarwendah. Menurutnya, narasi tersebut seolah ingin menggambarkan Ruben sebagai pihak yang lalai terhadap tanggung jawabnya.
"Isu rumah lelang ini selalu jadi senjata pihak sebelah untuk menyerang atau memojokkan Ruben. Sejak awal press conference hingga persidangan mediasi, alasannya pindah disebut-sebut karena rumah tidak aman akibat ada debt collector yang dikaitkan dengan rumah lelang," kata Minola Sebayang kepada wartawan, Selasa (28/7/2026).
Untuk memastikan kebenaran kabar tersebut, Minola mengaku telah menghubungi pihak bank yang menangani kredit rumah di kawasan Cilandak. Dari hasil konfirmasi itu, bank disebut memastikan bahwa hingga kini status kredit masih berada dalam tahap penyelesaian dan belum mengarah ke proses lelang.
Baca Juga: Kubu Ruben Onsu Respon Isu Lelang Rumah: Sarwendah Ngarang, Kita Bukan Orang Bodoh
Minola juga menegaskan bahwa mekanisme perbankan tidak serta-merta mengirim debt collector ketika terjadi tunggakan pembayaran.
"Posisi kredit di pihak bank yang berkaitan dengan rumah Cilandak dan krediturnya, Ruben Onsu, masih dalam tahap penyelesaian. Memang mekanismenya kalau ada kredit macet bukan mengirim debt collector, tapi pengiriman surat peringatan dan pengumuman lelang resmi di media massa," ujarnya.
Ia tidak membantah Ruben sempat mengalami keterlambatan membayar cicilan rumah karena kondisi pekerjaan yang tidak selalu stabil. Meski demikian, Ruben disebut tetap menunjukkan iktikad baik dengan melunasi sebagian besar tunggakan yang diminta pihak bank.
Menurut Minola, dari total tunggakan lima bulan, Ruben telah membayar empat bulan dan hanya menyisakan satu bulan yang belum diselesaikan.
Di sisi lain, Minola mengungkap hal yang menurutnya cukup janggal. Ia mengklaim isu rumah akan dilelang sebenarnya sudah beberapa kali dimunculkan sejak Oktober 2025 dalam komunikasi internal keluarga.
Bahkan, ia menyebut isu tersebut sempat muncul ketika percakapan membahas pembelian tiket konser BLACKPINK. Saat pembicaraan mengenai kursi konser tidak menemukan titik temu, topik rumah yang disebut akan dilelang tiba-tiba ikut dibahas.
Baca Juga: Sarwendah Pojokkan Ruben Onsu Lewat Isu Lelang? Sayangnya Jejak Digital Jadi Bumerang
"Kata-kata lelang itu adalah kata yang sering digunakan untuk menekan dan menjatuhkan mental Ruben. Apa korelasinya masalah tiket BLACKPINK tiba-tiba disebut mengenai rumah mau dilelang?" sentil Minola.
Karena itu, ia mempertanyakan konsistensi narasi yang kembali berkembang belakangan ini. Menurut Minola, apabila rumah tersebut benar-benar sudah berada di ambang lelang sejak Oktober 2025, semestinya proses eksekusinya telah lama selesai.
"Katanya sudah mau dilelang Oktober 2025, sekarang kenapa tiba-tiba keluar dengan alasan takut, sementara dahulu tidak ada rasa takut?" ungkap dia.





