PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) mencatatkan pendapatan bersih USD82,1 juta pada semester I-2026.
IDXChannel - PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) mencatatkan pendapatan bersih USD82,1 juta pada semester I-2026. Jumlah ini naik 22,8 persen (yoy) jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya USD66,9 juta.
Sejalan dengan hal tersebut, CDIA meraup laba bersih sebesar USD19,3 juta dan EBITDA USD31,6 juta.
Laba bersih anjlok 74 persen (yoy) jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yakni USD74,4 juta. Sedangkan EBITDA naik 25,3 persen dari USD25,2 juta.
Manajemen CDIA menyampaikan, pertumbuhan pendapatan terutama didorong oleh segmen logistik yang mencatatkan kenaikan pendapatan sebanyak 80,2 persen menjadi USD27,0 juta, seiring dengan ekspansi berkelanjutan pada bisnis logistik maritim dan darat. Kemudian, pendapatan dari segmen energi juga meningkat 5,4 persen menjadi USD51,8 juta.
"Capaian itu menegaskan ketangguhan platform infrastruktur yang terdiversifikasi di sektor energi, air, kepelabuhan dan penyimpanan, serta logistik," ujarnya dalam siaran pers yang dilansir dari keterbukaan informasi BEI, Rabu (29/7/2026).
CDIA juga mempertahankan posisi keuangan yang kuat dengan kas dan setara kas, serta surat berharga sebesar USD658,7 juta dan rasio utang terhadap kapitalisasi sebesar 41 persen per 30 Juni 2026.
Menurut manajemen CDIA, posisi likuiditas yang kuat ini memberikan fleksibilitas keuangan untuk mendukung pengembangan proyek-proyek strategis, sekaligus menjalankan investasi secara disiplin guna meningkatkan pendapatan berulang dan berbasis kontrak.
Selama periode ini, CDIA mencatatkan tonggak penting melalui pelayaran perdana (maiden voyage) dan sandar perdana (maiden berthing) Novah, kapal logistik cair kimia berkapasitas 9.000 DWT yang baru dibangun bersama Usuki Shipyard. Kapal ini memperkuat kapabilitas logistik maritim CDI, meningkatkan keandalan layanan pada rute domestik dan internasional, serta mendukung pertumbuhan permintaan distribusi bahan kimia dan rantai pasok industri di kawasan.
"Kami juga memperluas bisnis di luar angkutan konvensional bahan kimia dan gas melalui investasi strategis. Perseroan menginvestasikan USD90 juta untuk mengakuisisi 40 persen kepemilikan di PT Armada Maritim Persada, sehingga memperluas kehadiran CDI di bidang logistik pertambangan dan jasa pengelolaan pelabuhan," katanya.
Selain itu, CDIA menginvestasikan USD15,5 juta untuk memperoleh 49 persen kepemilikan di Petrosea Services Solutions Pte. Ltd., yang memberikan akses ke basis pelanggan yang lebih luas, arus kargo yang lebih terdiversifikasi, serta potensi pendapatan dividen di masa mendatang, sekaligus memperkuat peluang pertumbuhan jangka panjang.
Pada pilar Kepelabuhanan & Penyimpanan, PT SCG Barito Logistics menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Krakatau Bandar Samudera untuk mengeksplorasi pengembangan layanan penyimpanan ISO tank, dry-container storage, dan layanan lift-on/lift-off di Krakatau International Port.
Di saat yang sama, pembangunan fasilitas penyimpanan bitumen berkapasitas 12.000 m³ di Merak telah mencapai sekitar 75 persen, sesuai rencana untuk mulai beroperasi pada kuartal III-2026.
Pada pilar energi, CDIA terus memperluas portofolio infrastruktur berkelanjutan melalui pengembangan peluang bisnis rendah karbon. PT Chandra Waste Energy, perusahaan anak yang dimiliki secara tidak langsung oleh CDI, bersama mitra konsorsiumnya ditunjuk untuk melaksanakan studi kelayakan proyek waste-to-energy Danantara di Serang.
"Penunjukan ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan bisnis pembangkit listrik berbasis pengolahan sampah serta mempertegas komitmen perseroan dalam menghadirkan solusi infrastruktur berkelanjutan," katanya.
Ke depan, CDIA tetap berfokus pada penyelesaian proyek-proyek yang tengah dikembangkan, pengoperasian aset-aset baru, peningkatan kontribusi pendapatan dari pihak ketiga, serta penempatan modal secara selektif guna memperkuat platform infrastruktur terintegrasinya.
"Melalui pelaksanaan yang disiplin dan alokasi modal yang prudent, Perseroan berkomitmen untuk menciptakan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi para pemegang saham," ujar manajemen CDIA.
(Dhera Arizona)





