REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus merampungkan pembangunan terowongan bawah tanah untuk pejalan kaki (extended concourse) di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat. Proyek itu ditargetkan rampung sebelum HUT ke-500 Kota Jakarta tahun depan.
Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tuhiyat, mengatakan progres pembangunan terowongan bawah tanah itu saat ini telah mencapai sekitar 22 persen. Ia menargetkan, pembangunan terowongan yang akan menghubungkan sejumlah hotel dengan Stasiun MRT Bundaran HI Bank Jakarta ditargetkan rampung pada Juni 2027.
Baca Juga
Pembangunan Proyek MRT Jakarta Fase 2A Capai 61,8 Persen
Bertemu Seskab Teddy, Pramono Bicara Pembangunan LRT Jakarta
Seluruh Peron Stasiun Bogor Sudah Bisa Layani KRL 12 Rangkaian
"Terkait dengan pembangunan pedestrian pejalan kaki di bawah tanah, extended concourse, itu saat ini progresnya kurang lebih sekitar 22 persen dan kami punya target selesai bulan Juni 2027, tepat lima abad Jakarta," kata Tuhiyat di Stasiun MRT Bundaran HI Bank Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (29/7/2026).
Siang itu, Republika berkesempatan meninjau langsung proyek terowongan bawah tanah itu. Berdasarkan pantauan Republika, sejumlah pekerja masih terus melakukan pekerjaannya yang berada di kedalaman sekitar 10 meter dari di bawah permukaan tanah itu.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Ruangan itu memiliki luas sekitar 4.200 meter persegi dengan ketinggian atap sampai ke langit-langit (floor to ceiling) sekitar 3,5 meter. Terowongan khusus pejalan kaku di bawah tanah itu nantinya akan menghubungkan Stasiun MRT Bundaran HI dengan Pullman Jakarta Indonesia Thamrin CBD di kompleks Wisma Nusantara dan Grand Hyatt Jakarta di kompleks Plaza Indonesia.
Direktur Utama PT Integrasi Transit Jakarta (ITJ), Yulham Ferdiansyah Roestam, mengatakan pembangunan extended concourse itu dilakukan untuk memperluas area layanan Stasiun MRT Bundaran HI. Pasalnya, Bundaran HI diprediksi menjadi salah satu stasiun MRT terpadat ketika rute hingga Monas sudah beroperasi.
"Seperti yang mungkin rekan-rekan media sudah ketahui sebelumnya, fase 1 akan dilanjutkan ke fase 2 dan dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi akan melanjutkan sampai ke Monas, ya. Dan stasiun ini akan menjadi salah satu stasiun terpadat, ya, sehingga concourse area diharapkan bisa menampung lebih banyak visitor yang datang ke area ini," jelas Yulham.
Dia menjelaskan, extended concourse itu berada di bawah Jalan MH Thamrin, tepatnya di bawah Halte Transjakarta Bundaran HI Astra. Nantinya, sisi barat area itu akan tersambung dengan Plaza Indonesia atau Grand Hyatt. Sementara di sisi timur, area itu akan tersambung dengan kompleks Wisma Nusantara dan Hotel Pullman.