Jakarta (ANTARA) - Kongres Wanita Indonesia (Kowani) menekankan semangat kolaborasi lintas sektor dalam membangun ketahanan pangan nasional melalui pemberdayaan perempuan, penguatan keluarga, serta pengembangan ekonomi masyarakat.
"Kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh narasumber yang telah berkenan berbagi ilmu, pengalaman, gagasan, dan rekomendasi strategis. Kehadiran Bapak dan Ibu merupakan kehormatan sekaligus energi besar bagi Kowani dalam membangun gerakan nasional yang berdampak nyata bagi masyarakat," kata Ketua Umum Kowani Nannie Hadi Tjahjanto dalam keterangan di Jakarta, Rabu.
Hal itu dikatakannya dalam seminar nasional kick-off "Gerakan Nasional Festival Panen Raya Kowani untuk Penguatan Ketahanan Pangan Nasional".
Pihaknya meyakini bahwa berbagai perspektif yang disampaikan para narasumber memberikan masukan berharga dalam memperkuat strategi pembangunan ketahanan pangan nasional yang inklusif, berkelanjutan, dan berpihak kepada masyarakat.
Seminar nasional ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, organisasi profesi, koperasi, UMKM, petani, nelayan, organisasi perempuan, dan seluruh pemangku kepentingan melalui semangat kolaborasi pentaheliks.
Pihaknya berharap berbagai gagasan, rekomendasi, dan pengalaman yang disampaikan para narasumber dapat menjadi inspirasi sekaligus landasan bagi lahirnya kebijakan dan program yang mampu memperkuat ketahanan pangan nasional, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperluas peran perempuan dalam pembangunan bangsa.
"Kowani berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi perempuan, keluarga, masyarakat, dan bangsa dalam menyongsong 100 tahun Kowani, Indonesia Emas 2045, serta memasuki abad kedua perjuangan dan peradaban perempuan Indonesia," kata Nannie.
Baca juga: Bangun rasa aman, Kowani dorong perlindungan perempuan pengusaha
Baca juga: Kowani meluncurkan gerakan nasional dukung tempe ke UNESCO
"Kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh narasumber yang telah berkenan berbagi ilmu, pengalaman, gagasan, dan rekomendasi strategis. Kehadiran Bapak dan Ibu merupakan kehormatan sekaligus energi besar bagi Kowani dalam membangun gerakan nasional yang berdampak nyata bagi masyarakat," kata Ketua Umum Kowani Nannie Hadi Tjahjanto dalam keterangan di Jakarta, Rabu.
Hal itu dikatakannya dalam seminar nasional kick-off "Gerakan Nasional Festival Panen Raya Kowani untuk Penguatan Ketahanan Pangan Nasional".
Pihaknya meyakini bahwa berbagai perspektif yang disampaikan para narasumber memberikan masukan berharga dalam memperkuat strategi pembangunan ketahanan pangan nasional yang inklusif, berkelanjutan, dan berpihak kepada masyarakat.
Seminar nasional ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, organisasi profesi, koperasi, UMKM, petani, nelayan, organisasi perempuan, dan seluruh pemangku kepentingan melalui semangat kolaborasi pentaheliks.
Pihaknya berharap berbagai gagasan, rekomendasi, dan pengalaman yang disampaikan para narasumber dapat menjadi inspirasi sekaligus landasan bagi lahirnya kebijakan dan program yang mampu memperkuat ketahanan pangan nasional, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperluas peran perempuan dalam pembangunan bangsa.
"Kowani berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi perempuan, keluarga, masyarakat, dan bangsa dalam menyongsong 100 tahun Kowani, Indonesia Emas 2045, serta memasuki abad kedua perjuangan dan peradaban perempuan Indonesia," kata Nannie.
Baca juga: Bangun rasa aman, Kowani dorong perlindungan perempuan pengusaha
Baca juga: Kowani meluncurkan gerakan nasional dukung tempe ke UNESCO





