Raup Rp 2,4 Triliun dari Penerbitan Samurai Bond di Jepang, Surge & Weave Perluas Jaringan FTTH

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Emiten penyedia infrastruktur dan konektivitas digital, PT Solusi Sinergi Digital Tbk alias Surge (WIFI), melalui anak usahanya PT Integrasi Jaringan Ekosistem (WEAVE), berhasil menerbitkan Samurai Bond senilai Rp 2,4 triliun di pasar modal Jepang.

Direktur Utama PT Integrasi Jaringan Ekosistem, Hendrik Tee mengatakan, keberhasilan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan perseroan, untuk memperoleh akses ke pasar pendanaan internasional sekaligus mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor global terhadap prospek industri infrastruktur digital Indonesia. 

Baca Juga :
Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Ungkap Kondisi WNI yang Jadi Korban
Korban Tewas Gempa M 7,1 Jepang Bertambah Jadi 13 Orang: Mal Meledak hingga Kuil Tua Hancur

"Keberhasilan penerbitan Samurai Bond ini adalah pengakuan internasional terhadap fundamental bisnis WEAVE, disiplin pengelolaan keuangan, dan tata kelola perusahaan yang baik," kata Hendrik dalam keterangannya, Rabu, 29 Juli 2026.

PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) alias SURGE
Photo :
  • [Istimewa]

Dia menambahkan, pendanaan ini memperkuat struktur permodalan perseroan, sekaligus memperluas akses kami terhadap sumber pembiayaan global.

Dengan dukungan investor internasional, WEAVE akan mempercepat pembangunan jaringan fixed broadband nasional, agar semakin banyak masyarakat Indonesia dapat menikmati layanan internet berkecepatan tinggi dengan kualitas terbaik dan harga yang terjangkau.

Dia menjelaskan, dana hasil penerbitan Samurai Bond akan digunakan untuk belanja modal (capital expenditure) terkait pembangunan, perluasan, dan pemeliharaan jaringan Fiber-to-the-Home (FTTH).

"Serta infrastruktur telekomunikasi terkait lainnya, kebutuhan modal kerja (working capital), pembiayaan kembali (refinancing), serta keperluan umum perseroan (general corporate purposes)," ujarnya.

Penerbitan obligasi terdiri atas dua seri yakni:

- Japanese Yen Bonds – First Series (2026)  

Senilai JPY19,4 miliar (~Rp2,2 triliun) dengan tenor 3 tahun; dan 

• Japanese Yen Bonds – Second Series (2026) 

Senilai JPY2,0 miliar (~Rp223 miliar) dengan tenor 5 tahun. 

Transaksi ini ditangani oleh Daiwa Securities Co. Ltd. selaku penata laksana emisi utama tunggal (sole arranger), penyusun buku pesanan tunggal (sole bookrunner), dan penjamin emisi tunggal (sole underwriter). Obligasi tersebut akan dicatatkan di pasar Jepang, dengan Mizuho Bank, Ltd. bertindak sebagai agen fiskal.

Sebelum penerbitan Samurai Bonds, Japan Credit Rating Agency, Ltd. (JCR) menetapkan BBB+ Issuer Rating dan BBB+ Issue Rating kepada WEAVE secara mandiri (standalone), tanpa jaminan (guarantee) maupun penguatan kredit dari induk usaha ataupun pihak ketiga manapun.

Baca Juga :
Demutualisasi BEI Jadi Strategi Perkuat Pasar Modal, Ini Penjelasannya
Kode Digital GTA 6 Jadi Sorotan, Aturan Baru Ini Berpotensi Mengubah Cara Gamer Membeli Game
Pria di Kyoto Ditangkap karena Putar Radio dan Main Gitar Listrik Bersuara Keras, Tetangga Sampai Insomnia

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Survei SMRC, Elektabilitas Prabowo Drop Parah dalam 9 Bulan Terakhir
• 2 jam lalujpnn.com
thumb
Kepala Bakom RI Minta Polemik “Londo Ireng” Tak Tutupi Substansi Pidato Presiden
• 22 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
BGN Kaji Penyaluran MBG untuk Anak-Anak di Daerah Rawan Konflik, Libatkan TNI-Polri
• 44 menit laluidxchannel.com
thumb
Indonesia-Korsel Perkuat Kerja Sama Kehutanan Berkelanjutan di APEC di Tengah Ancaman Perubahan Iklim
• 23 jam laludisway.id
thumb
Kepala Bakom RI Tinjau Uji Coba Digitalisasi Bansos di Surabaya, Sebut Anggaran Capai Rp1.300 T
• 23 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.