Ketua Dewas Ukhuwatul Islamiyah Temui Bupati Gowa, Tegaskan Sikap Netral di Tengah Dinamika Politik

harianfajar
14 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, GOWA – Ketua Dewan Pengawas Lembaga Dakwah Ukhuwatul Islamiyah, H. Manja, melakukan silaturahmi dengan Bupati Gowa, Dr. Hj. Husniah Talenrang, S.E., M.M., di Rumah Jabatan Bupati Gowa, Selasa (28/7/2026).

Dalam pertemuan tersebut, H. Manja menegaskan bahwa kunjungannya tidak berkaitan dengan dinamika politik yang berkembang di Kabupaten Gowa, termasuk isu hak angket DPRD. Menurutnya, Ukhuwatul Islamiyah tetap bersikap netral dan menginginkan situasi daerah tetap kondusif.

“Terkait hak angket, kita menghormati proses yang sedang berjalan. Kita juga menghormati pemerintahan yang sah sampai adanya keputusan yang final,” ujar H. Manja dalam keterangannya, Rabu (29/7/2026).

Ia mengatakan, hasil pertemuan dengan Bupati Gowa juga membahas pentingnya menjaga ketenangan, keamanan, dan kedamaian di tengah masyarakat agar situasi tetap kondusif.

Selain itu, H. Manja menjelaskan bahwa Lembaga Dakwah Ukhuwatul Islamiyah memiliki peran dalam menyebarkan ajaran Islam, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta membina akhlak masyarakat melalui berbagai kegiatan keagamaan.

“Lembaga ini menjadi wadah penting untuk menyatukan hati sesama Muslim melalui kegiatan keagamaan,” katanya.

Menurutnya, Ukhuwatul Islamiyah menjalankan sejumlah program pembinaan, di antaranya menyelenggarakan pengajian dan majelis taklim untuk meningkatkan pemahaman keagamaan, memperkuat persatuan dan kerukunan umat, serta mengajak masyarakat mengamalkan nilai-nilai kebaikan sesuai ajaran Islam.

H. Manja menambahkan, Ukhuwatul Islamiyah merupakan salah satu organisasi kemasyarakatan Islam yang berpusat di Kabupaten Gowa. Organisasi ini didirikan oleh KH. Datuk Ramli bin Madal Al Banjari bersama KH. Maulana Hasan Thahir dan kini memiliki jaringan pembinaan di 18 kecamatan di Kabupaten Gowa serta sejumlah daerah lain di Indonesia.

Selain membina pendidikan formal melalui pondok pesantren, Ukhuwatul Islamiyah juga mengembangkan pendidikan nonformal, seperti pelatihan dai, bimbingan haji dan umrah, pembinaan rumah tahfiz Al-Qur’an, majelis taklim, serta Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA/TPQ). (*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
MK Segera Putuskan Uji Materi UU APBN Terkait Anggaran MBG
• 10 jam lalukompas.id
thumb
Genjot Investasi, KDM Bakal Guyur Hibah untuk Bangun Jaringan Listrik di Jabar
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Hasil Piala Presiden 2026: Tekuk PSMS, Persebaya Lolos ke Semifinal
• 8 jam lalumedcom.id
thumb
MK Putuskan Gugatan Program MBG Besok
• 20 jam laluliputan6.com
thumb
Diakui Eks Petingginya, Risiko Kasus Febrie Adriansyah Buat Takut Gerak KPK: Padahal Ada Wewenang...
• 3 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.