jpnn.com, JAKARTA - Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menyebut Presiden RI Prabowo Subianto tak akan terpilih sebagai pemimpin di tanah air, jika kontestasi dilaksanakan pada Rabu (29/7) ini.
Hal demikian seperti tertuang dalam rilis resmi SMRC menyikapi judul survei "Elektabilitas Calon-Calon Presiden."
BACA JUGA: Partai Ummat Minta Prabowo Bersihkan Oknum Nakal di Institusi Penegak Hukum
Peneliti SMRC Saidiman Ahmad telah mengonfirmasi rilis terkait elektabilitas kandidat yang berpotensi menjadi capres itu.
"Bila pemilihan presiden dilakukan sekarang dan Prabowo maju sebagai calon, kemungkinan dia tidak akan terpilih kembali," demikian petikan rilis SMRC yang telah dikonfirmasi Saidiman, Rabu.
BACA JUGA: Arahan Prabowo, Pabrik Gula Wajib Punya Kebun Tebu Sendiri
Elektabilitas Prabowo dalam rilis itu hanya sebesar 14,5 persen atau kalah dari Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi.
Dedi dalam temuan survei berjudul Elektabilitas Calon-Calon Presiden yang dibuat SMRC mengantongi angka keterpilihan sebesar 35,0 persen.
BACA JUGA: Prabowo Minta BMKG Perkuat Kesiapan Hadapi Potensi Kemarau Panjang dan El Nino
"Dedi Mulyadi mendapatkan dukungan sebesar 35 persen," demikian petikan rilis tersebut.
Selanjutnya, eks Gubernur Jakarta Anies Baswedan mendapat elektabilitas sebesar 8,2 dalam temuan terbaru SMRC.
Berturut-turut setelah itu, elektabilitas tokoh ditempati Wapres RI Gibran Rakabuming Raka (7,7 persen), Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (4,9 persen), eks Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (4,2 persen), hingga eks Menko Polhukam Mahfud MD (empat persen).
"Nama-nama lain di bawah dua persen. Pada survei ini, masih ada 12,8 persen pemilih yang tidak mau menjawab atau belum menentukan pilihan," demikian rilis resmi SMRC.
SMRC melaksanakan survei berjudul Elektabilitas Calon-Calon Presiden pada periode 5-19 Juli 2026.
Lembaga tersebut melibatkan 749 responden yang ditunjuk secara acak dalam survei kali ini. Mereka yang terpilih ialah seluruh warga Indonesia dengan hak coblos.
Survei dilaksanakan melalui telepon ke 83,8 persen responden, sedangkan yang tidak punya ponsel diwawancarai secara tatap muka atau 16,2 persen.
SMRC menetapkan margin of error atau toleransi kesalahan untuk survei berjudul Elektabilitas Calon-Calon Presiden sekitar 3,7 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. (ast/jpnn)
Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?
BACA ARTIKEL LAINNYA... Survei SMRC: Publik Tak Yakin Program KDMP Era Prabowo Bakal Berkembang
Redaktur : M. Rasyid Ridha
Reporter : Aristo Setiawan




