HARIAN.FAJAR.CO.ID, GOWA — Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang meninjau pelayanan di RSUD Syekh Yusuf dan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Gowa untuk memastikan masyarakat memperoleh layanan kesehatan dan administrasi yang cepat, mudah, serta berkualitas. Dalam kunjungan tersebut, Bupati berdialog langsung dengan pasien dan masyarakat guna menyerap berbagai masukan terkait pelayanan publik, Rabu, 29 Juli 2026.
Peninjauan diawali di RSUD Syekh Yusuf. Di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Gowa itu, Husniah menyempatkan berbincang dengan sejumlah pasien untuk mengetahui secara langsung pelayanan yang mereka terima selama menjalani perawatan.
Menurut Husniah, secara umum pelayanan di RSUD Syekh Yusuf maupun MPP telah berjalan dengan baik. Namun, ia mengingatkan agar kualitas pelayanan terus ditingkatkan sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan yang semakin cepat, mudah, dan nyaman.
“Alhamdulillah, hari ini saya melihat langsung pelayanan kepada masyarakat di Mal Pelayanan Publik dan RSUD Syekh Yusuf. Secara umum pelayanannya sudah berjalan dengan baik. Mudah-mudahan ke depan seluruh perangkat daerah dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Selain kualitas pelayanan, Husniah juga menaruh perhatian pada ketersediaan obat-obatan di rumah sakit. Ia meminta manajemen RSUD memastikan kebutuhan obat tetap tersedia agar masyarakat yang datang berobat tidak mengalami kendala.
“Saya melihat langsung pelayanan kesehatan di rumah sakit dan berbincang dengan masyarakat. Secara umum pelayanannya sudah baik. Saya berpesan kepada pihak rumah sakit agar tetap konsisten memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ketersediaan obat-obatan penting juga harus terus dijaga sehingga masyarakat yang datang berobat tidak mengalami kendala,” katanya.
Usai meninjau rumah sakit, Husniah melanjutkan kunjungan ke Mal Pelayanan Publik. Ia menilai pelayanan publik merupakan kewajiban pemerintah sehingga seluruh perangkat daerah harus terus meningkatkan kualitas layanan, termasuk memperluas pemanfaatan layanan berbasis digital.
Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum memahami prosedur pelayanan maupun penggunaan aplikasi yang telah disiapkan pemerintah. Karena itu, sosialisasi harus terus diperkuat agar masyarakat semakin mudah mengakses berbagai layanan.
“Masih ada masyarakat yang belum memahami prosedur maupun aturan pelayanan. Karena itu saya meminta dinas terkait terus melakukan sosialisasi, termasuk pemanfaatan layanan melalui aplikasi sehingga masyarakat lebih mudah mengakses pelayanan di setiap perangkat daerah,” jelasnya.
Peninjauan tersebut juga mendapat respons positif dari masyarakat. Mohammad Yusuf, warga Panciro yang sedang menjalani perawatan di RSUD Syekh Yusuf, mengaku puas dengan pelayanan yang diterimanya.
“Pelayanan di sini cukup ramah, cepat, dan setiap kali kami membutuhkan bantuan langsung ditanggapi. Fasilitasnya juga cukup lengkap sehingga saya merasa nyaman selama dirawat. Harapan saya, pelayanan seperti ini terus dipertahankan dan semakin ditingkatkan,” tuturnya.
Hal senada disampaikan Salmia, warga yang mengurus administrasi Kartu Indonesia Pintar (KIP) di Mal Pelayanan Publik. Ia mengapresiasi pelayanan petugas yang dinilainya ramah dan membantu selama proses pengurusan administrasi.
“Proses pelayanan berlangsung baik dengan petugas yang ramah dan membantu selama pengurusan administrasi. Saya berharap keluhan yang diajukan dapat segera diperbaiki,” katanya. (an)





