Warga Indramayu Keluhkan Sulit Dapat Gas Elpiji 3 Kilogram, Sampai Keliling ke Sepuluh Warung

republika.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU -- Warga di sejumlah daerah di Kabupaten Indramayu mengeluhkan sulitnya memperoleh gas elpiji tiga kilogram. Mereka harus berkeliling ke banyak warung dan toko untuk mendapat gas melon tersebut.

Hal itu seperti yang disampaikan pedagang masakan di Desa/Kecamatan Sindang, Selamet (48 tahun). Ia mengatakan, harus berkeliling ke banyak warung dan toko untuk bisa memperoleh gas melon tersebut.

Baca Juga
  • Tak Cuma Padamkan Api, Damkar Indramayu Semprot Irigasi Tersumbat Demi Selamatkan Sawah Petani
  • Ancam Demo ke Istana Negara, Nelayan Indramayu Desak Pemerintah Atasi Pendangkalan Muara Karangsong
  • Jejak Sidik Jari dan CCTV Ungkap Pencuri Agen BRILink di Indramayu, Pelaku Diciduk tanpa Perlawanan
"Saya sampai keliling ke sepuluh toko dan warung, baru dapat gas melon," ujar Selamet kepada Republika, Rabu (29/7/2026).

Selamet mengakui, kesulitan memperoleh gas elpiji itu tak sampai membuatnya berhenti berjualan. Namun, ia harus menghabiskan banyak waktu untuk berkeliling ke banyak warung mencari gas tersebut.

.rec-desc {padding: 7px !important;} Selamet mengungkapkan, kondisi itu sudah terjadi hampir dua pekan terakhir. Ia mengaku tidak mengetahui penyebab sulitnya memperoleh gas elpiji 3 kilogram.

“Warung dan toko yang saya datangi cuma bilang barangnya belum datang. Ngomongnya datangnya sore, sedangkan saya kan butuhnya pagi untuk jualan,” tuturnya.

Hal senada diungkapkan seorang pedagang jajanan sempol ayam di Jalan MT Haryono Indramayu, Wawan (40). Ia pun mengaku harus keliling ke banyak toko dan warung untuk memperoleh gas elpiji 3 kilogram.

“Ini saya baru dapet. Keliling ke empat toko,” tuturnya.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Purbaya Bicara Rumor Jadi Kandidat Gubernur BI: Itu Isu Abadi
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Purbaya Yakin BI Berjalan Baik Dipimpin Destry
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Dampak Doomscrolling pada Kesehatan Fisik
• 2 jam lalubeautynesia.id
thumb
Fedi Nuril Jalani Latihan Intensif Demi Jadi Kiper Andal di Film Bapakmu Kiper
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Usai Kasus Entourage, Koster Pastikan Tak Ada Komunitas WNA Eksklusif: Bali Aman dan Kondusif
• 5 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.