Tindakan Melawan Arus Harus Diakhiri Untuk Wujudkan Budaya Tertib Lalu Lintas

jpnn.com
10 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Jasa Raharja memperkuat sinergi dengan Korlantas Polri dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas melalui pendekatan yang lebih kolaboratif dan berorientasi pada pencegahan.

Direktur Utama PT Jasa Raharja Muhammad Awaluddin mengatakan sinergi antara mereka dan Korlantas Polri merupakan fondasi penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang kesamsatan, sekaligus memperkuat upaya keselamatan lalu lintas.

BACA JUGA: Terserah Gibran Kalau Memang Berani Melawan Arus Deras dan Ejekan

Menurutnya, transformasi digital dan kolaborasi lintas instansi yang selama ini dibangun tidak hanya bertujuan menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, mudah, dan terintegrasi, tetapi juga mendorong meningkatnya kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban registrasi kendaraan bermotor dan pembayaran pajak kendaraan.

“Pelayanan Samsat yang makin mudah, cepat, dan terintegrasi diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan masyarakat. Namun di sisi lain, tujuan besar yang ingin dicapai bersama adalah menurunkan angka kecelakaan lalu lintas,” ujar Awaluddin.

BACA JUGA: Polisi Minta Bantuan Ahli Periksa Pengemudi Mercy Melawan Arus di Tol JORR

Dia menambahkan meskipun pelayanan santunan terus ditingkatkan melalui transformasi digital dan integrasi lintas instansi, tantangan terbesar yang masih dihadapi adalah masih tingginya jumlah korban kecelakaan lalu lintas yang sebagian besar dipicu oleh prilaku berisiko di jalan raya.

“Di Jasa Raharja kami selalu mengatakan indikator keberhasilan kami bukan hanya seberapa cepat santunan diberikan, tetapi bagaimana jumlah korban kecelakaan dan fatalitas dapat terus ditekan,” ujar Awaluddin.

BACA JUGA: Sopir Truk Wing Box Tersangka Kecelakaan Maut Tewaskan 12 Orang di Pantura

Dia menambahkan dari berbagai evaluasi bersama para pemangku kepentingan, masih banyak kecelakaan yang terjadi akibat perilaku berisiko di jalan,salah satunya pelanggaran melawan arus.

Perilaku tersebut tidak hanya membahayakan pelaku, tetapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya dan kerap menimbulkan korban dengan tingkat fatalitas yang tinggi.

Kakorlantas Polri Irjen Wibowo menegaskan pelanggaran melawan arus merupakan salah satu perilaku berkendara yang memiliki risiko tinggi memicu kecelakaan lalu lintas. Karena itu, penanganannya memerlukan langkah yang lebih tegas.

“Setiap kecelakaan lalu lintas pasti didahului oleh sebuah pelanggaran. Itu rumus yang sudah pasti,” ujar Kakorlantas.

Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk semakin memperkuat sinergi yang selama ini telah terjalin erat antara Korlantas Polri dan Jasa Raharja.

“Tentunya kegiatan ini selain sebuah ajang tali silaturahmi yang sudah terjalin selama ini, juga tentunya ingin kembali kita bersinergi, berkolaborasi, terkait dengan beberapa singgungan tugas yang cukup erat antara Korlantas Polri dengan Jasa Raharja,” ujar Wibowo.

Menurutnya, kolaborasi kedua institusi tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan administrasi kendaraan bermotor melalui Samsat, tetapi juga diarahkan untuk menekan angka kecelakaan dan fatalitas korban di jalan raya.

Salah satu bentuk sinergi tersebut diwujudkan melalui kemudahan pembayaran pajak kendaraan bermotor yang tetap mengedepankan kepastian hukum sekaligus mendorong meningkatnya kepatuhan masyarakat.

Lebih lanjut, Wibowo menekankan bahwa upaya pencegahan harus menjadi prioritas mengingat meningkatnya jumlah penduduk dan mobilitas masyarakat yang berimplikasi pada makin tingginya penggunaan moda transportasi. Kondisi tersebut memerlukan langkah kolaboratif seluruh pemangku kepentingan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

“Bagi kami, kecelakaan lalu lintas bukan sebuah takdir. Ini adalah hal yang sebetulnya bisa dicegah dengan mengubah tata cara mengemudi dan membangun etika berlalu lintas. Ini adalah langkah yang harus kita benahi bersama-sama,” pungkasnya.

Pernyataan tersebut sejalan dengan komitmen Jasa Raharja untuk terus memperkuat kolaborasi bersama Korlantas Polri dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem keselamatan jalan yang berkelanjutan.

Melalui sinergi yang makin erat, kedua institusi berharap keselamatan berlalu lintas dapat menjadi budaya masyarakat Indonesia, sehingga jumlah korban kecelakaan dan tingkat fatalitas di jalan raya dapat terus ditekan. (cuy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pengendara Motor Meninggal Akibat Kecelakaan di Kembangan Jakbar


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kajagung Periksa Pengacara Don Ritto Terkait Kasus TPPU Febrie Adriansyah
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Diakui Eks Menko Polhukam, Cara Pemerintahan Prabowo Cari Uang Terbilang Ngeri: Orang Gila Mana...
• 2 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pemerintah Percepat Buka13 Ribu SPPG Baru, Prioritaskan Daerah Stunting Tinggi
• 16 jam lalukatadata.co.id
thumb
Pertamina Tambah Pasokan BBM ke Kalbar, Pertamina Imbau Masyarakat Tak Panic Buying
• 17 jam lalumedcom.id
thumb
Iran Tak Luluh Meski Ukraina Akui Salah, Kyiv Tetap Ditagih Ganti Rugi Serangan Kapal
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.