Masuk Kalender FIFA, Timnas Indonesia Bisa Turunkan Kekuatan Terbaik di FIFA ASEAN Cup 2026: Jay Idzes hingga Calvin Verdonk Berpeluang Bela Garuda

harianfajar
9 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Berbeda dengan Piala AFF 2026 yang tidak masuk agenda resmi FIFA, FIFA ASEAN Cup 2026 justru menghadirkan keuntungan besar bagi Timnas Indonesia. Turnamen baru bentukan FIFA itu akan digelar pada periode FIFA Matchday, sehingga seluruh negara peserta berhak memanggil pemain-pemain terbaiknya yang berkarier di luar negeri.

Artinya, skuad Garuda berpeluang tampil dengan kekuatan penuh.

Nama-nama seperti Jay Idzes, Calvin Verdonk, Kevin Diks, Mees Hilgers, Eliano Reijnders, Thom Haye, Ivar Jenner, Justin Hubner, Sandy Walsh, hingga Marselino Ferdinan berpeluang memperkuat Timnas Indonesia apabila mendapat izin dari klub masing-masing.

Situasi tersebut tentu berbeda dibandingkan Piala AFF 2026.

Karena turnamen AFF tidak masuk kalender FIFA, klub-klub Eropa tidak memiliki kewajiban melepas pemain. Akibatnya, pelatih John Herdman harus menyusun skuad dengan keterbatasan dan lebih mengandalkan pemain yang berkarier di kompetisi domestik serta beberapa pemain luar negeri yang mendapat izin dari klubnya.

FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi cerita yang berbeda.

Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada 21 September hingga 6 Oktober 2026, bertepatan dengan periode FIFA Matchday. Dengan demikian, seluruh klub anggota FIFA pada prinsipnya wajib melepas pemain yang dipanggil tim nasional sesuai regulasi yang berlaku.

Keuntungan tersebut membuat Indonesia memiliki peluang menurunkan komposisi terbaik saat bersaing di turnamen tersebut.

Berdasarkan informasi yang diumumkan Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF), FIFA ASEAN Cup 2026 akan diikuti oleh 14 negara yang dibagi ke dalam dua divisi.

Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah Divisi 1, sedangkan Hong Kong menjadi penyelenggara Divisi 2.

Di Divisi 1, Indonesia tergabung di Grup A bersama India, Malaysia, dan Singapura.

Sementara Grup B dihuni Vietnam, Thailand, Filipina, dan Pakistan.

Kehadiran India serta Pakistan menjadi daya tarik tersendiri karena kedua negara selama ini lebih banyak berkompetisi di kawasan Asia Selatan.

Dengan bergabungnya dua negara tersebut, persaingan diperkirakan semakin kompetitif dan menghadirkan pengalaman baru bagi seluruh peserta.

Sementara itu, Divisi 2 diisi enam negara.

Grup A terdiri atas Hong Kong, Myanmar, dan Brunei Darussalam.

Sedangkan Grup B ditempati Kamboja, Laos, dan Timor Leste.

VFF menjelaskan bahwa FIFA akan mengumumkan jadwal pertandingan beserta regulasi resmi turnamen dalam waktu dekat.

“Menurut pemberitahuan FIFA, jadwal pertandingan resmi dan regulasi turnamen akan diumumkan dalam waktu dekat,” tulis VFF melalui laman resminya.

Federasi tersebut juga menyebut seluruh asosiasi peserta kini sedang menyelesaikan proses administrasi sebelum turnamen dimulai.

“Saat ini, asosiasi-asosiasi anggota sedang menjalankan proses pendaftaran sesuai panduan FIFA sebagai bagian dari persiapan menuju kick-off FIFA ASEAN Cup 2026,” lanjut pernyataan tersebut.

FIFA ASEAN Cup sendiri merupakan kompetisi baru yang diluncurkan langsung oleh FIFA sebagai bagian dari pengembangan sepak bola di kawasan Asia Tenggara.

Turnamen ini pertama kali diperkenalkan pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-47 di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 26 Oktober 2025.

Peluncurannya ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Presiden FIFA Gianni Infantino dan Sekretaris Jenderal ASEAN Dr. Kao Kim Hourn.

Menurut Gianni Infantino, kehadiran FIFA ASEAN Cup diharapkan menjadi wadah baru bagi negara-negara Asia Tenggara untuk meningkatkan kualitas sepak bola sekaligus mempererat hubungan antarbangsa.

“FIFA senang dapat terus menunjukkan dukungannya kepada komunitas ASEAN melalui peluncuran FIFA ASEAN Cup.”

“Kejuaraan ini tidak hanya berdampak di kawasan, tetapi juga akan memberi kesempatan kepada para pemain terbaik ASEAN untuk bersinar di panggung dunia. Melalui FIFA ASEAN Cup, kami menyatukan negara-negara dan memperkuat sepak bola Asia Tenggara,” ujar Infantino.

Bagi Timnas Indonesia, status sebagai tuan rumah Divisi 1 menjadi keuntungan tambahan.

Selain mendapat dukungan penuh suporter, Garuda juga berpeluang tampil dengan skuad terbaik yang selama ini sulit diwujudkan pada ajang Piala AFF.

Apabila seluruh pemain yang berkarier di Eropa dapat bergabung, John Herdman akan memiliki lebih banyak pilihan di setiap lini.

Di sektor pertahanan, nama-nama seperti Jay Idzes, Mees Hilgers, Justin Hubner, Calvin Verdonk, Kevin Diks, Sandy Walsh, dan Shayne Pattynama bisa membentuk salah satu lini belakang terkuat di Asia Tenggara.

Sementara di lini tengah, Thom Haye, Ivar Jenner, Joey Pelupessy, serta Marselino Ferdinan siap menjadi motor permainan Garuda.

Di lini depan, kehadiran Rafael Struick, Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen, hingga Mitchell Baker akan membuat daya gedor Indonesia semakin berbahaya.

Dengan materi pemain terbaik serta keuntungan bermain di kandang sendiri, FIFA ASEAN Cup 2026 berpotensi menjadi kesempatan emas bagi Timnas Indonesia untuk menunjukkan kekuatan sebenarnya sekaligus menegaskan status sebagai salah satu kandidat terkuat juara pada era baru kompetisi sepak bola Asia Tenggara.

Pembagian Grup FIFA ASEAN Cup 2026

Divisi 1

Grup A

Indonesia
India
Malaysia
Singapura

Grup B

Vietnam
Pakistan
Thailand
Filipina

Divisi 2

Grup A

Hong Kong
Myanmar
Brunei Darussalam

Grup B

Kamboja
Laos
Timor Leste


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Survei SMRC, Elektabilitas Prabowo Drop Parah dalam 9 Bulan Terakhir
• 11 jam lalujpnn.com
thumb
Sudah 5 Kali KPK OTT Kepala Daerah di Jateng, Bupati Pemalang yang Terbaru
• 21 jam lalukompas.com
thumb
Sambut Bulan Kemerdekaan, Monas Gelar Zikir dan Doa Kebangsaan
• 11 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Kurikulum Lalu Lintas di Batam Tekan Pelanggaran Pelajar Secara Signifikan pada Semester I 2026
• 18 jam lalupantau.com
thumb
Jelang HUT ke-81 RI, Simak 5 Fakta Menarik di Balik Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan 1945
• 22 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.