Kematian Sutrimo Dinilai Janggal, Eks Kabareskrim: Wajar Publik Curiga

kompas.tv
7 jam lalu
Cover Berita
Mantan Kabareskrim Polri, Komjen Pol (Purn) Susno Duadji dalam dialog Kompas Petang, Kompas TV, Rabu (4/3/2026). Ia berbicara terkait munculnya kecurigaan publik terhadap meninggalnya Sutrimo, pria yang disebut-sebut sebagai Kepala Rumah Tangga eks Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah. (Sumber: Tangkapan layar Kompas TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Mantan Kabareskrim Polri, Susno Duadji memandang wajar apabila publik mencurigai kematian Sutrimo, yang ditemukan tewas di klinik kosong di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. 

Kecurigaan tersebut, menurutnya, mencuat kuat karena latar belakang korban yang diketahui telah bekerja di rumah eks Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah (FA) dengan rentang waktu yang cukup lama.

"Memang wajar masyarakat bercuriga tentang kematian ini," kata Susno dalam program Kompas Petang, KompasTV, Rabu (29/7/2026).

"Mengapa bercuriga? Dari status Sutrimo sendiri, dia adalah orang dekatnya eks Jampidsus, bapak FA, dia bekerja di situ sudah puluhan tahun, kemudian tentunya dekat hubungannya dan banyak hal yang diketahui tentang kepribadian, perilaku, kebiasaan, dan lain-lain dari eks Jampidsus FA ini," sambungnya.

Baca Juga: Polda Metro Gandeng Puslabfor Polri Selidiki Kematian Sutrimo, Periksa Saksi dan Petunjuk

Selain itu, kasus kematian ini juga dinilai publik tidak wajar, mulai dari korban yang ditemukan tergeletak di depan sebuah klinik kosong di kawasan Kebayoran Baru hingga kondisi mulut korban yang mengeluarkan busa.

"Itu kan hal-hal yang tidak wajar. Dan juga Polri tahunya bukan dari laporan orang yang membawa itu, bukan laporan dari keluarga, tapi karena informasi dari masyarakat beberapa waktu, beberapa hari setelah kejadian baru Polri diberi tahu," jelasnya.

Susno Duadji juga menilai kematian Sutrimo dirasa tidak wajar karena tidak diautopsi terhadap jenazah korban.

"Nah jenazah juga tidak diotopsi dan sebagainya-sebagainya, jadi kecurigaan penuh," tutur Susno.

Sehingga, menurutnya penyelidikan yang saat ini tengah dilakukan pihak kepolisian terhadap kematian Sutrimo, diniali sudah tepat. 

"Apa yang dilakukan Polri tepat sekali, pertama olah TKP (tempat kejadian perkara). TKP mana yang dilakukan pertama? TKP di mana dia (Sutrimo) ditemukan terakhir meninggal yaitu di rumah sakit, kedua TKP di mana dia dimulai diangkat mau ke rumah sakit. Dan ini berlaku mundur terus yang dilakukan oleh Polri," jelasnya.

"Ini saya kira runtut yang dilakukan oleh penyidik atau penyelidik Polri, sudah sangat tepat. Untuk apa? Untuk mendapatkan alat bukti, guna mengetahui penyebab kematian," imbuhnya.

Penulis : Isnaya Helmi Editor : Gading-Persada

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • kasus kematian sutrimo
  • sutrimo
  • eks kabareskrim
  • kejanggalan kematian sutrimo
  • eks jampidsus febrie adriansyah
  • autopsi
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Resmi Punya Pabrik di RI, Mazda Tancap Gas Pamer 3 Model Baru di GIIAS
• 15 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Belum Ada Tersangka TPPO, Bayi Gia yang Dijual ke Komunitas Pedalaman di Jambi Akhirnya Pulang
• 10 jam lalukompas.id
thumb
Tingkatkan Layanan Haji, Patuna Travel Perkuat Sinergi dengan Metro TV
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Garudayaksa FC Masih Butuh Banyak Amunisi untuk Super League 2026/2027
• 21 jam lalubola.com
thumb
Prediksi PSMS Vs Persebaya di Piala Presiden 2026: 3 Poin demi Tiket Semifinal
• 20 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.