PWI Berdamai, MIO Pilih Pertahankan Laporan Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris

okezone.com
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Ketua Umum MIO Indonesia, Ays Prayogie, menyebutkan bahwa pihaknya tetap mempertahankan laporan polisi terkait dugaan penghinaan profesi wartawan yang diduga dilakukan pengacara Hotman Paris Hutapea. Pernyataan itu disampaikan menyusul keputusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) untuk mencabut laporan serupa terhadap Hotman Paris dan memilih menyelesaikan secara kekeluargaan.

"MIO Indonesia tetap mempertahankan laporan polisi yang telah diajukan kepada Polda Metro Jaya terhadap Hotman Paris Hutapea dan tidak akan mencabut laporan tersebut," ujarnya kepada wartawan, Rabu (29/7/2026).

Menurutnya, mencermati perkembangan terkait pencabutan laporan polisi oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) terhadap Hotman Paris Hutapea melalui mekanisme perdamaian, Pengurus Pusat Media Independen Online (MIO) Indonesia menyampaikan sikapnya. Pertama, MIO Indonesia menghormati keputusan PWI sebagai hak organisasi yang dijamin oleh hukum.

Baca Juga :
PWI Resmi Cabut Laporan Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris

"Kedua, MIO Indonesia berpendapat bahwa perdamaian tersebut tidak serta-merta menghapus substansi persoalan mengenai dugaan penghinaan terhadap profesi wartawan," tuturnya.

"Ketiga," kata dia, "MIO Indonesia menegaskan bahwa martabat dan kehormatan profesi jurnalistik merupakan kepentingan bersama seluruh insan pers Indonesia yang tidak dapat direduksi hanya menjadi persoalan antara dua pihak. Keempat, MIO Indonesia tetap mempertahankan laporan polisi yang telah diajukan kepada Polda Metro Jaya terhadap Hotman Paris Hutapea dan tidak akan mencabut laporan tersebut."

"Kelima, MIO Indonesia menyerahkan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada penyidik Polda Metro Jaya untuk dilaksanakan secara profesional, objektif, independen, transparan, serta sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," paparnya.

Baca Juga :
Bertemu Ketum PWI, Hotman Paris Minta Maaf soal Dugaan Penghinaan Wartawan

Keenam, tambahnya, MIO Indonesia meyakini bahwa kepastian hukum hanya dapat diperoleh melalui mekanisme penegakan hukum yang adil sehingga dapat memberikan kepastian bagi seluruh masyarakat. Ketujuh, MIO Indonesia mengajak seluruh insan pers Indonesia untuk tetap menjaga solidaritas profesi, menjunjung tinggi etika jurnalistik, serta bersama-sama mempertahankan marwah dan kehormatan pers sebagai salah satu pilar demokrasi.

(Rahman Asmardika)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kronologi ODGJ Bawa Celurit Serang Warga di Kota Batu, Mendadak Masuk ke Rumah Korban yang Tengah Bersantai Bareng Anak
• 10 jam lalugrid.id
thumb
Pakar Ungkap Alasan Keuangan Syariah Lebih Tahan Krisis
• 10 jam lalurepublika.co.id
thumb
PT Vale Diduga Langgar Komitmen HAM, TRK Desak Holding Jatuhkan Sanksi Tegas
• 5 jam lalujpnn.com
thumb
kumparanMOM Festival Hari Anak 2026 Ajak Anak Manfaatkan Teknologi dengan Bijak
• 18 jam lalukatadata.co.id
thumb
3 Pernyataan Mengejutkan Pihak Ruben Onsu soal Sarwendah, Singgung Lelang Rumah hingga Hak Asuh Anak
• 16 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.