Kemenkes Ungkap 6 Dokter Internship Meninggal Mayoritas Disebabkan Sakit

liputan6.com
7 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkap penyebab enam dokter internship meninggal di tahun 2026. Berdasarkan hasil audit tim investigasi, rata-rata dokter internship meninggal disebabkan penyakit.

"Berdasarkan beberapa hasil audit tim investigasi, sebenarnya penyebab kematian enam itu karena sakit. Sekali lagi, karena sakit. Kondisi sakit yang diderita," kata Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) Kemenkes, Yuli Farianti kepada wartawan, Rabu (29/7/2026).

Advertisement

BACA JUGA: Kemenkes Ungkap Hasil Investigasi Kematian Dokter Internship di Apartemen Jaksel

Dia menambahkan, dari enam dokter meninggal, hanya satu ditemukan tim investigasi penyebab meninggal akibat melampaui batas jam kerja atau overtime lebih dari 40 jam.

"Dan hampir sebagian besar dari enam memang ada satu terkait dengan proses tata kelola. Ada satu yang memang ditemukan adanya overtime. Artinya lebih dari 40 jam. Tapi yang lainnya tidak ada pada proses penyelenggaraan internship. Maksudnya tata kelolanya sebenarnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," ujar Yuli.

Plt Inspektur Jenderal Kemenkes, Rudi Supriatna Nata Putra umumkan hasil investigasi penyebab kematian dokter intership, Rabu (29/7/2026). (Liputan6.com/Rifqy Alief Abiyya).

Menurut Yuli, Kemenkes telah melakukan sejumlah penguatan setelah insiden meninggalnya dokter peserta internship. Salah satu perbaikan yaitu melalui penerbitan Keputusan Menteri Kesehatan yang mengatur penguatan pembatasan jam kerja bagi peserta internship.

Kemenkes menyusun pedoman pembatasan jam kerja yang berbeda antara penugasan di puskesmas dan rumah sakit.

"Kemudian pedoman pengaturan pembatasan jam kerja di puskesmas seperti apa, di rumah sakit seperti apa, ya," jelas Yuli.

Namun demikian, Yuli menegaskan bahwa yang paling adalah komunikasi antara peserta internship dan pendamping. Apabila pendamping tidak melakukan tugas sebagaimana mestinya, maka kejadian serupa beberapa waktu lalu dapat kembali terulang.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bagaimana Kecerdasan Buatan Mengubah Peta Tenaga Kerja?
• 13 jam lalukompas.id
thumb
Pemprov Jabar Ambil Alih Teras Cihampelas, Pembongkaran Segera Dilelang
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Port FC Ditahan Imbang Persija Jakarta 2-2, Tetap Puncaki Klasemen Sementara Grup B Piala Presiden 2026
• 7 jam lalupantau.com
thumb
Serangan Udara Israel Tewaskan 2 Warga Sipil Palestina di Gaza
• 1 jam laludetik.com
thumb
Ekonom Nilai Tambahan TKD ke Daerah yang Kesulitan Bayar Gaji Pegawai Bisa Jadi Solusi Jangka Pendek
• 8 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.