LAKON dan Euneun angkat nilai keahlian lintas budaya

antaranews.com
10 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Kolaborasi jenama mode Indonesia LAKON dan jenama tas asal Korea Selatan Euneun mengangkat nilai keahlian atau craftsmanship atau keterampilan perajin sebagai kesamaan filosofi yang melandasi koleksi kolaborasi kedua pihak.

Pendiri LAKON Indonesia Thresia Mareta mengatakan kolaborasi tersebut berangkat dari hubungan yang terjalin melalui kerja sama Indonesia dan Korea Selatan yang membuka peluang bagi kedua jenama untuk berkembang di pasar internasional.

"Ini adalah bagian dari perjalanan juga dengan kolaborasi kami dengan Korea Selatan. Lalu banyak kesempatan yang terbuka. Ini salah satunya dan ini benar-benar kesempatan yang sangat baik, terutama dari sisi bisnis untuk kedua belah pihak, LAKON dan Euneun," kata Thresia dalam konferensi pers LAKON Indonesia x Euneun di Jakarta, Rabu.

Baca juga: Koleksi Lakon Indonesia bakal tampil di JF3 Fashion Festival 2026

Thresia mengatakan kolaborasi tersebut turut melengkapi presentasi koleksi terbaru LAKON bertajuk "Harsa" melalui kehadiran tas Euneun yang dirancang untuk mendukung fleksibilitas gaya busana.

Menurut dia, baik koleksi LAKON maupun tas Euneun sama-sama mengusung konsep yang dapat dikenakan dalam berbagai kesempatan, mulai dari kasual hingga formal.

"Di Harsa ini kita mendorong pemakainya untuk bisa benar-benar styling dengan gayanya dia sendiri. Tas Euneun punya style yang berbeda-beda yang bisa dipilih," ujarnya.

Sementara itu, pendiri Euneun sekaligus penyanyi serta aktris Korea Selatan Ham Eun-jung mengatakan ketertarikannya berkolaborasi dengan LAKON muncul karena kedua jenama memiliki pandangan yang sama terhadap pentingnya menjaga nilai keindahan yang lahir dari proses kerajinan.

"Tentang filosofinya, daya tarik LAKON adalah semangat perajinnya (craftsmanship). Menggunakan kain tradisional Indonesia, mewarisi nilai-nilai lama, dan menginterpretasikannya kembali secara modern," kata Ham melalui penerjemah.

Ham menambahkan meskipun Indonesia dan Korea Selatan memiliki bahasa dan budaya yang berbeda, kedua negara memiliki kesamaan dalam menghargai karya yang dibuat dengan kualitas dan nilai yang dapat bertahan lama.

"Meskipun negara dan bahasa kita berbeda, nilai keindahan yang bertahan lama adalah sesuatu yang kita miliki bersama. Itulah kesamaan antara Euneun dan LAKON," ujarnya.

Menurut Ham, kesamaan nilai tersebut menjadi alasan Euneun memilih berkolaborasi dengan LAKON dalam memperkenalkan jenama tasnya kepada publik.

Baca juga: Ham Eun-jung debutkan brand Euneun di Indonesia

Baca juga: LAKON libatkan artisan sebagai mitra kreatif dalam pengembangan batik

Baca juga: Lakon Indonesia perluas koleksi untuk ikuti perkembangan pasar










































Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ironi Bupati Pemalang, 17 Bulan Menjabat Kini Kena Bidikan KPK
• 6 jam laluliputan6.com
thumb
Angin Monsun Timur Picu Risiko Karhutla di NTT
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pemkab Tulang Bawang Bahas KUA-PPAS 2027, Fokus Anggaran untuk Kesejahteraan Masyarakat
• 33 menit lalueranasional.com
thumb
Pramono Ingin Bayar Transjakarta-LRT Pakai Nirsentuh
• 21 jam laluliputan6.com
thumb
Dokter Internship Tewas Diduga Loncat dari Lantai 18 Apartemen, Sebelumnya Sempat Menolak Diajak Pergi
• 16 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.