MAP Active (MAPI) Catat Laba Bersih Tumbuh 32 Persen pada Semester I-2026

idxchannel.com
7 jam lalu
Cover Berita

PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPI) yang bergerak di segmen sports, kids, dan leisure, mengumumkan kinerja keuangan yang positif hingga akhir Juni 2026.

PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPI) yang bergerak di segmen sports, kids, dan leisure, mengumumkan kinerja keuangan yang positif. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPI), anak usaha PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPA) yang bergerak di segmen sports, kids, dan leisure, mengumumkan kinerja keuangan yang positif hingga akhir Juni 2026.

Pada semester I-2026, MAA membukukan pendapatan bersih sebesar Rp10,1 triliun, meningkat 15,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Laba kotor mencapai Rp4,8 triliun, sedangkan laba usaha tumbuh 25,6 persen menjadi Rp1,2 triliun. EBITDA tercatat sebesar Rp2 triliun, sementara laba bersih meningkat 32 persen menjadi Rp865 miliar.

Baca Juga:
Siapkan Capex Rp2 Triliun di 2026, MAPA-MAPI Bidik 600 Toko Baru 

VP Investor Relations, Corporate Communications and Sustainability MAP Group, Ratih D. Gianda, mengatakan kinerja pada kuartal II-2026 mencerminkan kekuatan portofolio MAA dalam menghadapi dinamika pasar.

"Kinerja kami pada kuartal kedua mencerminkan kekuatan portofolio MAA dalam menghadapi dinamika pasar. Setelah aktivitas pelanggan mengalami normalisasi pasca-Lebaran pada April, customer traffic kembali meningkat pada Mei, didukung oleh rangkaian hari libur nasional. Momentum tersebut berlanjut hingga Juni seiring periode libur sekolah, sehingga mendukung kinerja positif perseroan kuartal," ujarnya.

Baca Juga:
MAP Active (MAPA) Ambil Alih Sports Direct Malaysia dari Fraser Group Rp2,5 Triliun

Sejalan dengan strategi memperkuat ekspansi, MAA terus memperluas portofolio bisnis dengan tetap berfokus pada efisiensi operasional melalui disiplin dalam pengelolaan persediaan (inventory) dan biaya operasional lainnya. Perseroan juga terus memperkuat kapabilitas multichannel untuk menghadirkan pengalaman berbelanja yang lebih baik melalui berbagai platform online maupun offline.

Ratih menegaskan bahwa perseroan akan tetap memperhatikan situasi global, termasuk ketegangan geopolitik, tekanan biaya, dan volatilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

"Dalam menghadapi kondisi tersebut, fokus kami adalah menerapkan pendekatan yang disiplin dan penuh kehati-hatian dengan memprioritaskan brand, kategori, serta peluang yang memiliki potensi terbaik. Kami meyakini model bisnis kami yang terintegrasi memberikan fondasi yang kuat untuk mendukung pertumbuhan sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemangku kepentingan," pungkas Ratih.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Minta Pamong Praja Mengayomi: Rakyat Tak Butuh Birokrasi Berbelit
• 23 jam laludetik.com
thumb
Tiket YE LIVE IN JAKARTA 2026 Resmi Dijual, Harga Mulai Rp 1,8 Juta
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
RIMPAC 2026 uji teknologi nirawak untuk operasi militer gabungan
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Mitos atau Fakta? Cacar Air Bisa Kambuh Lagi
• 22 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Hidayat Nur Wahid Dorong Penerima PKH Manfaatkan Program Pemberdayaan untuk Tingkatkan Kemandirian Ekonomi
• 21 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.