Polisi sebut ada luka di kepala wanita yang tewas di Gropet Jakbar

antaranews.com
13 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Kepolisian menyebut ada luka pada bagian kepala seorang wanita berinisial M (52) yang ditemukan tewas di kamar indekosnya di Jalan Makaliwe, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Rabu malam.

"Betul memang ditemukan satu orang meninggal dunia, perempuan, dalam kondisi sudah meninggal dunia. Ditemukan ada luka di bagian kepala," kata Kapolsek Grogol Petamburan, AKP Reza Aditya kepada wartawan di lokasi, Rabu malam.

Kepolisian belum mengkonfirmasi luka tersebut merupakan luka tusuk. Hingga kini, kasus tersebut masih terus diselidiki.

"Sementara, anggota kami sedang meminta keterangan dari para saksi dan mengumpulkan barang bukti yang ada. Olah TKP juga sudah kami lakukan," tutur Reza.

Awalnya, kata Reza, tetangga kamar korban melihat tetesan darah dari arah lantai dua.

"Tetangga yang di lantai satu melaporkan ada darah yang menetes dari atas (lantai kamar korban berada). Karena ditemukan itu, warga melaporkan ke RT dan RW setempat. Setelah itu bersama-sama mereka, warga yang tinggal di sini dengan RT/RW mengecek kosan di lantai dua," lata Reza.

Setibanya di lantai dua, warga melihat darah itu bersumber dari kamar korban yang terbuka.

"Ada pintu yang terkunci dan (telah) dibuka, lalu ditemukan seorang perempuan dalam kondisi sudah meninggal dunia," tutur Reza.

Kini, jenazah korban telah dievakuasi ke RS Polri Keramat Jati untuk kepentingan autopsi.

Sementara itu, mengenai keberadaan suami korban, yang diduga warga sebagai pelaku pembunuhan, pihak kepolisian belum membeberkan lebih lanjut

"Ini kita masih meminta keterangan dari para saksi-saksi," pungkas Reza.

Sebelumnya, seorang wanita berinisial M (52) tewas diduga korban pembunuhan di Jalan Makaliwe, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Rabu malam.

Pantauan ANTARA di lokasi terduga pembunuhan, warga yang geger mengerumuni tempat ditemukannya korban.

Sementara itu, sejumlah petugas kepolisian nampak melakukan oleh Tempat Kejadian Perkara (TKP), dengan garis polisi terpasang di sekitar lokasi.

Menurut keterangan salah satu warga, Ani Lestari (35), kasus dugaan pembunuhan itu terungkap setelah ibu pemilik indekos tempat tinggal korban melihat tetesan darah dari arah lantai dua.

"Yang ibunya yang kos-kosan itu ngelihat darah katanya dari atas, netes," kata Nia kepada wartawan di lokasi kejadian, Rabu malam.

Pemilik indekos, kata Ani, lantas mencari sumber tetesan darah tersebut dan ternyata berasal dari kamar korban.

"Terus habis itu, ngelihat ada kain yang berceceran darah, kayak gitu," ungkap dia.

Pemilik kos bersama warga yang membuka kamar kos telah menemukan korban tergeletak di kasur bersimbah darah.

"Kondisinya telentang, posisinya telentang gitu. Luka di bagian dada," ungkap dia.

Nia mengatakan, pemilik kos langsung melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian

Menurutnya, korban sudah cukup lama tinggal di lokasi itu bersama suaminya. Namun, keduanya cukup tertutup dengan lingkungan sekitar.

Ia mengatakan, suami korban yang diduga membunuh korban dengan cara ditusuk itu, telah melarikan diri.

"Pelakunya langsung kabur," kata Nia.




Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Efek Freelancer Bayar Pajak, Setoran PPh Melesat 45% Tembus Rp 21 T
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
XPENG Pamerkan Konsep Mobil Masa Depan GX dan The Next P7 di GIIAS 2026, Begini Fiturnya
• 20 jam laluidxchannel.com
thumb
Memukau Musim Lalu, Bhayangkara FC Pertahankan Moussa Sidibe
• 5 jam lalubola.com
thumb
Perluasan Penggunaan Drone di Medan Perang : Rusia Diserang pada Malam Hari, Ukraina Laporkan 14 Luka-luka dan 1 Tewas
• 1 jam laluerabaru.net
thumb
Piala Presiden 2026: Yuran Fernandes Bawa Persebaya Unggul Sementara atas PSMS
• 18 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.