TABLOIDBINTANG.COM - Sarwendah membantah tudingan yang mengaitkan dirinya dengan praktik pesugihan di Gunung Kawi. Klarifikasi tersebut disampaikan saat menjadi bintang tamu dalam podcast Curhat Bang bersama Denny Sumargo yang tayang pada Rabu (29/7).
Menanggapi pertanyaan mengenai isu yang ramai diperbincangkan di media sosial, Sarwendah menegaskan dirinya hanya datang ke Gunung Kawi untuk menjalani proses syuting program bertema horor.
"Enggak apa-apa kok, aku senyum karena aku syuting di situ. Aku syuting program KBP The Lost World, ada videonya program di YouTube," kata Sarwendah.
Ia menjelaskan, kunjungannya ke Gunung Kawi berlangsung pada masa pandemi Covid-19. Saat itu, lokasi syuting telah ditentukan oleh tim produksi dan dirinya hanya menjalankan pekerjaan sebagai artis.
"Memang ada rutenya, ada Malang dan beberapa kota. Nah, aku dapatnya di Gunung Kawi. Karena kita sebagai artis ya sudah datang, karena itu syuting horor," ujarnya.
Sarwendah kembali menegaskan bahwa tidak ada kaitan antara kedatangannya ke lokasi tersebut dengan ritual pesugihan sebagaimana isu yang berkembang.
"Jadi, aku ke situ memang syuting horor, bukan seperti berita-berita di luar sana dan itu tidak benar," tegasnya.
Menurut Sarwendah, sebelum proses pengambilan gambar dimulai, seluruh kru hanya diminta mengikuti adat setempat sebagai bentuk penghormatan kepada masyarakat sekitar.
"Pas datang kita disuruh kayak matur nuhun, kayak izin gitu. Memang ada adat di situ yang harus dilakukan. Harus makan nasi kuning bersama kru. Kita datang ke situ tentu harus menghormati dan izin dahulu," ungkapnya.
Ia memastikan selama berada di Gunung Kawi tidak pernah ada ritual yang berkaitan dengan pesugihan.
"Enggak ada kata-kata pesugihan itu. Seribu persen tidak ada. Kalau Koh Densu mau menghubungi Pesulap Merah silakan saja," katanya.




