Grid.ID - Bianglala di pasar malam Lampung Tengah macet. Penumpang ternyata terjebak 2 jam sampai harus dievakuasi.
Puluhan penumpang wahana bianglala di pasar malam Lapangan Karang Endah, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, harus menunggu sekitar dua jam di ketinggian sebelum akhirnya berhasil dievakuasi oleh petugas gabungan, Sabtu (25/7/2026) malam.
Berikut kronologi bianglala di pasar malam Lampung Tengah macet. Penumpang terjebak selama 2 jam lamanya sampai harus dievakuasi.
Insiden yang berlangsung sekitar pukul 21.10 WIB tersebut sempat membuat warga panik dan ramai diperbincangkan setelah videonya tersebar di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, terlihat petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) melakukan proses penyelamatan terhadap para penumpang yang terjebak di dalam gondola bianglala akibat wahana tiba-tiba berhenti beroperasi.
Kepala Bidang Damkarmat Satpol PP Kabupaten Lampung Tengah, Eddy Ismail Idris, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, timnya segera mengirimkan lima petugas ke lokasi kejadian untuk melakukan proses evakuasi.
"Petugas langsung menuju lokasi dan melakukan evakuasi bersama personel PLN serta kru wahana. Penumpang diturunkan menggunakan alat penyelamatan Hermes dan tangga milik petugas PLN," ujar Eddy, dikutip dari TribunLampung.co.id.
Tahapan penyelamatan dilakukan secara perlahan dengan tetap memprioritaskan keamanan para penumpang yang masih terjebak di dalam gondola bianglala.
Walaupun proses evakuasi memakan waktu cukup panjang, seluruh penumpang akhirnya berhasil diturunkan dengan kondisi selamat. Dari pemeriksaan awal yang dilakukan, gangguan pada wahana tersebut diduga disebabkan oleh kendala pada sistem kelistrikan.
"Gangguan diduga akibat korsleting listrik yang menyebabkan mesin bianglala mati mendadak, sehingga penumpang tidak bisa turun secara normal," ujar Eddy.
Ia menyebut, situasi sempat menimbulkan kepanikan, baik dari para penumpang yang berada di atas wahana maupun keluarga mereka yang menunggu di area bawah. Namun, berkat kerja sama dan koordinasi antara petugas Damkarmat, tim PLN, serta pengelola wahana, proses evakuasi dapat berjalan dengan baik.
Petugas memastikan kejadian tersebut tidak menyebabkan adanya korban meninggal dunia maupun korban yang mengalami luka-luka.
"Selama proses evakuasi berlangsung, situasi tetap aman dan terkendali. Seluruh pengunjung berhasil dievakuasi dengan selamat," pungkasnya.
Proses evakuasi dapat berjalan lancar berkat kerja sama antara petugas Damkarmat, anggota PLN, dan tim pengelola wahana. Dalam penyelamatan tersebut, personel PLN turut membantu menangani gangguan listrik serta menyediakan tangga yang digunakan untuk menurunkan penumpang.
Sementara itu, kru wahana berperan memberikan informasi terkait kondisi mesin dan letak gondola kepada petugas yang melakukan evakuasi.
Melansir dari Kompas.com, Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa gangguan listrik berupa korsleting diduga menjadi penyebab mesin bianglala tiba-tiba berhenti berjalan.
Akibat kerusakan tersebut, gondola tidak bisa kembali ke titik awal sehingga para penumpang tidak dapat turun seperti biasa. Hingga kini, belum ada informasi rinci mengenai komponen kelistrikan mana yang mengalami gangguan.
Selain itu, belum diketahui apakah wahana tersebut sudah melalui pemeriksaan menyeluruh sebelum kembali digunakan oleh pengunjung.
Kejadian ini menjadi perhatian karena wahana permainan yang bergantung pada mesin dan tenaga listrik membutuhkan perawatan serta pengecekan rutin demi menjamin keselamatan pengguna.
Pengelola pasar malam juga diingatkan untuk memastikan sistem keselamatan dan prosedur darurat tersedia serta dapat berfungsi ketika terjadi kendala pada mesin utama.
Selama proses penyelamatan berlangsung hingga seluruh penumpang berhasil diturunkan, area Lapangan Karang Endah tetap berada dalam pengawasan petugas. Tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka akibat insiden berhentinya wahana bianglala tersebut. (*)
Artikel Asli




